Suara.com - Marcus Rashford keluar sebagai pahlawan kemenangan Manchester United di markas Omonia Nicosia, Kamis (6/10/2022) malam. Pemain 24 tahun itu pun mengaku senang bisa mencetak gol bagi timnya.
Dalam pertandingan di GSP Stadium yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Manchester United, Marcus Rashford masuk di menit 46 babak kedua menggantikan Jadon Sancho.
Rashford mencetak gol pertama dan ketiga United di menit 53 dan 84. Sementara gol kedua dicetak oleh Anthony Martial di menit 63, atau dua menit setelah masuk menggantikan Bruno Fernandes di menit 61.
"Saya pikir kami memiliki banyak pemain dalam skuad yang dapat bermain di beberapa posisi berbeda. Kemenangan ini adalah hal positif," kata Rashford.
"Anda tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi dan Anda harus menjadi yang terbaik untuk bermain di posisi apa pun yang dibutuhkan," sambungnya dikutip laman resmi klub, Jumat (7/10/2022).
"Saya pikir, selalu, mencetak gol adalah tentang kepercayaan diri. Ini tentang berada di depan gawang, mendapatkan peluang, menciptakan peluang dan hanya berada di dalam dan di sekitar kotak," tambahnya.
"Di situlah saya selalu mencetak gol, jadi saya harus masuk ke area itu dan menjadi lebih berbahaya sesering mungkin."
Marcus Rashford juga memuji kontribusi rekannya, Anthony Martial di laga tersebut. Meski karier pemain asal Prancis itu sempat meredup, menurut Rashford, Martial adalah pemain yang luar biasa.
Ditanya tentang kontribusi Martial, yang juga mencetak dua gol sebagai pemain pengganti melawan Manchester City akhir pekan lalu, Rashford menyatakan:
"Dia adalah pemain besar bagi kami. Dia telah bermain untuk waktu yang lama dan, ketika dia melakukannya, dia luar biasa. Saya selalu menikmati bermain dengannya," ujar Rashford.
“Sangat menyenangkan untuk bergabung dengannya hari ini untuk mencetak gol dan kami akan berusaha untuk melakukan lebih dan lebih."
Dengan tambahan tiga poin, Manchester United yang kini mengantongi enam poin dari tiga pertandingan menempati posisi dua klasemen sementara Grup E Liga Europa.
Sementara Omonia Nicosia yang menelan tiga kekalahan beruntun di tiga laga masih menjadi juru kunci grup.
Berita Terkait
-
Kobbie Mainoo Menghilang, Manchester United Tumbang, Carrick Beri Penjelasan
-
Dalih Michael Carrick Usai MU Dipermalukan Leeds United di Old Trafford
-
Crystal Palace Menang Telak 3-0, Oliver Glasner Puji Performa Fantastis Timnya
-
Ollie Watkins Merasa Aston Villa Beruntung Menang 3-1 atas Bologna
-
Aston Villa Hajar Bologna 3-1, Unai Emery: Ini Hasil yang Fantastis
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli