Suara.com - Mengenal sosok Jasper ter Heide, pemain keturunan di Belanda yang bisa dicoba Timnas Indonesia untuk dinaturalisasi jelang gelaran Piala Asia 2023.
Indonesia diberkahi banyak pemain bertalenta di sepak bola. Tak hanya di Tanah Air, pemain bertalenta ini juga ada di negeri orang.
Para pemain bertalenta di negeri orang ini pada umumnya merupakan para pemain keturunan yang memiliki darah Indonesia dari keluarganya.
Salah satunya adalah Jasper ter Heide. Pemain yang kini bermain di Belanda ini merupakan pemain keturunan Indonesia.
Belakangan nama Jasper ter Heide menjadi perbincangan karena dirinya menolak membela Belanda dan memilih Korea Selatan.
Namun keinginannya membela Taeguk Warriors tak kunjung menjadi kenyataan, menyusul belum adanya tawaran naturalisasi datang kepadanya.
Hal ini pun membuat Timnas Indonesia bisa memanfaatkan kondisi tersebut untuk melobi pihaknya dan menaturalisasinya.
Apalagi dengan latar belakangnya yang memiliki darah Indonesia tersebut, meski dirinya punya dua kewarganegaraan lain yakni Belanda dan Korea Selatan.
Lantas, siapakah sosok Jasper ter Heide tersebut? Berikut profilnya.
Baca Juga: Iqbal Gwijangge Absen, Berikut Prediksi Susunan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia
Jebolan Ajax Amsterdam
Jasper ter Heide merupakan pemain kelahiran Amsterdam, Belanda pada 29 Maret 1999. Ia sendiri merupakan pemain yang memiliki tiga kewarganegaraan.
Tiga kewarganegaraan yang dimilikinya itu yakni, Belanda, Korea Selatan, dan Indonesia. Adapun untuk darah Indonesia yang ia miliki berasal dari sang ibu.
Sedangkan darah Korea Selatan dimilikinya dari sang ayah, dan kewarganegaraan Belanda didapatkannya karena ia lahir di Negeri Kincir Angin tersebut.
Karier sepak bola Jasper ter Heide sendiri bermula dari tanah kelahirannya, di mana ia menimba ilmu di SVA Assendelft.
Setelahnya ia sempat menimba ilmu di tim akademi ADO Den Haag, yakni ADO ’20, sebelum hijrah ke akademi AZ Alkmaar dan juga Ajax Amsterdam.
Berita Terkait
-
Malaysia Dapat Dukungan Spesial Jelang Hadapi Indonesia di Laga Penentuan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023
-
Daftar Negara yang Dipastikan Gagal Lolos ke Piala Asia U-17 2023, Indonesia atau Malaysia yang Menyusul?
-
Profil Sulthan Zaky Pramana, Sepupu Asnawi Andalan Lini Belakang Timnas Indonesia U-17
-
Timnas Indonesia U-16 Mampu Kalahkan Malaysia di Laga Penentuan Kualifikasi Piala Asia U-17, Ini Alasannya
-
Daftar Negara yang Sudah Lolos ke Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Menyusul?
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Kabar Buruk! Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Terancam Absen di FIFA Matchday Juni
-
Warga AS Sambut Kedatangan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 dengan Tangan Terbuka
-
Daniel Levy Tak Pernah Bayangkan Tottenham Terjebak Zona Degradasi
-
Suporter Bebas Uang Jaminan Visa AS Saat Piala Dunia 2026, Standar Ganda Imigrasi Trump Disorot
-
Mengenal Agustn Delgado, Pelopor Kebangkitan Ekuador di Piala Dunia
-
Dusan Vlahovic Ditawarkan ke Atletico Madrid, Negosiasi Kontrak dengan Juventus Mandek
-
Pelatih Thailand Sebut Laga Lawan Timnas Indonesia Adalah Derby ASEAN Sesungguhnya
-
AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa
-
Buntut Insiden Panas vs Persib Bandung, Rizky Ridho Tegaskan Skuad Persija Siap Terima Konsekuensi
-
Manchester United Disebut Berencana Permanenkan Michael Carrick