- Kapten Persija, Rizky Ridho, meminta maaf kepada The Jakmania karena timnya dipastikan finis di peringkat ketiga klasemen akhir.
- Rizky Ridho menyatakan seluruh pemain Persija siap menerima konsekuensi terkait insiden adu mulut saat melawan Persib Bandung lalu.
- Persija akan melakukan evaluasi menyeluruh serta pembenahan tim untuk meraih hasil yang lebih baik pada musim kompetisi berikutnya.
Suara.com - Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, akhirnya angkat bicara merespons beragam kritik publik terkait insiden adu mulut yang terjadi saat laga sengit melawan Persib Bandung pekan lalu.
Laga bertajuk El Clasico Indonesia di Stadion Segiri tersebut memang meninggalkan catatan kelam berupa ketegangan antar-pemain yang sempat viral di media sosial.
Menanggapi berbagai tafsir miring yang beredar, sang kapten menegaskan bahwa seluruh pemain Persija bersikap kooperatif dan siap menerima konsekuensi apa pun dari pihak berwenang.
Tanggung Jawab Moral Sang Kapten
Rizky Ridho secara jantan mengakui bahwa posisi ketiga di klasemen akhir BRI Super League 2025/2026 bukanlah target yang dicanangkan oleh klub musim ini.
Persija Jakarta dipastikan finis di peringkat ketiga setelah perolehan 65 poin milik mereka sudah tidak mungkin mengejar Borneo FC maupun dikejar oleh Dewa United.
Bek berusia 24 tahun itu menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh pendukung setia, The Jakmania, atas hasil yang belum memuaskan ini.
"Musim ini masih menyisakan dua laga, tetapi posisi Persija sudah dipastikan berada di peringkat ketiga," ujar Ridho.
"Posisi akhir klasemen ini jelas bukan target dan hasil yang kami harapkan," tambahnya.
Baca Juga: Rizky Ridho Pastikan Hubungannya dengan Beckham Putra Masih Bersahabat Usai Persija vs Persib
"Saya meminta maaf atas hasil ini, terutama kepada pendukung setia kami, The Jakmania," ucapnya dengan nada penuh penyesalan.
Menjaga Rivalitas Tetap di Dalam Lapangan
Menyinggung insiden adu mulut yang melibatkan pemain saat melawan Persib Bandung pada 10 Mei lalu, Ridho memberikan klarifikasi yang menyejukkan.
Ia menekankan bahwa rivalitas panas dengan kubu lawan seharusnya hanya berlangsung selama durasi pertandingan di atas lapangan hijau saja.
"Adanya insiden itu menimbulkan berbagai tafsir," kata Ridho mencoba meluruskan keadaan dikutip dari laman resmi I.League, Kamis (14/5/2026).
"Biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya," tegasnya kemudian.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan Disanksi AFC usai Kerusuhan di ACL 2
-
Super League Terapkan Skema Liga Inggris Soal Pembagian Pendapatan Dana Siaran Klub
-
Kabar Duka untuk Persib: Ibu Bojan Hodak Wafat di Usia 86 Tahun
-
Daftar 11 Klub Championship Gagal Lolos Lisensi, Operator Siapkan Hukuman Minus Poin
-
Cuma Klub Ini yang Tak Lolos Penilaian Lisensi Super League, Terancam Sanksi Berat!
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa
-
Manchester United Disebut Berencana Permanenkan Michael Carrick
-
Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan Disanksi AFC usai Kerusuhan di ACL 2
-
Selandia Baru Resmi Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026: Chris Wood Cetak Sejarah!
-
Demi Darah Syuhada! Iran Lepas Tim Melli ke Piala Dunia dengan Seruan Perlawanan
-
Ramadhan Sananta Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya
-
Super League Terapkan Skema Liga Inggris Soal Pembagian Pendapatan Dana Siaran Klub
-
Klub Brunei DPMM FC Janji Rekrut Ramadhan Sananta Kembali jika Berkembang di Masa Depan
-
Psywar Pep Guardiola, Manchester City Tunggu Arsenal Terpeleset
-
Tidak Terima, Alvaro Arbeloa Menolak Real Madrid Disebut Ada di Titik Terendah