Suara.com - Gelandang Brighton Enock Mwepu pensiun dari lapangan hijau sebagai pemain sepakbola. Enock Mwepu sakit jantung bawaan.
Enock Mwepu pensiun di usia muda, 24 tahun.
Dikutip dari SkySport, Enock Mwepu jatuh sakit dalam penerbangan untuk bergabung dengan rekan satu timnya di Zambia pada jeda internasional bulan lalu.
Enock Mwepu kembali ke Brighton untuk menjalani tes jantung lebih lanjut setelah menjalani masa perawatan di rumah sakit di Mali.
Enock Mwepu pensiun karena mempunyai risiko serangan jantung yang fatal. Sementara sebagai pemain sepakbola, Enock Mwepu harus mempunyai fisik kuat, salah satunya di bagian jantung.
"Seorang anak laki-laki kecil dari kota Zambia bernama Chambishi memiliki beberapa berita untuk dibagikan," tulis gelandang itu.
"Dia berdiri kuat untuk mengikuti mimpinya bermain sepak bola di level tertinggi dan dengan rahmat Tuhan dia mewujudkan mimpinya dengan mencapai Liga Premier."
"Namun beberapa mimpi berakhir, jadi dengan sedih saya mengumumkan perlunya gantung sepatu karena saran medis yang saya terima. Ini bukan akhir dari keterlibatan saya dalam sepak bola, saya berencana untuk tetap terlibat di dalamnya. beberapa kapasitas."
Enock Mwepu tampil di semua enam pertandingan Liga Premier Brighton musim ini sebelum jeda internasional September.
Baca Juga: Prediksi Shakthar Donetsk vs Real Madrid; Pemanasan Real Madrid Jelang El Classico
Enock Mwepu bermain 27 kali untuk klub sejak bergabung dari Red Bull Salzburg pada Juli 2021. Gelandang itu juga mencetak enam gol dalam 23 penampilan untuk tim nasional Zambia.
"Saya sangat menyesal untuk Enock," kata manajer Brighton Roberto De Zerbi. "Sebelum saya tiba, saya melihat semua skuat, dan dia adalah pemain yang membuat saya sangat bersemangat dan tidak sabar untuk bekerja sama. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk membantunya."
Berita Terkait
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
-
Brighton Perpanjang Kontrak Fabian Huerzeler hingga 2029
-
Liam Rosenior Dipecat, Chelsea Tunjuk Calum McFarlane Jadi Pelatih Interim
-
Kata-kata Pelatih Chelsea Usai Klubnya Dihajar Telak Brighton and Hove Albion
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Putra Bojan Hodak Resmi Dipanggil Timnas Malaysia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Cari Selamat? Guardiola Tinggalkan Manchester City di Tengah 115 Dakwaan Finansial
-
Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Gelandang Veteran Masih Diandalkan
-
Daftar Korban 'Coret' Timnas Brasil: Skuad Sakit Hati yang Terlalu Mewah untuk Jadi Penonton
-
Jelang Laga Krusial Manchester City, Mikel Arteta Mendadak Jadi Suporter Bournemouth
-
Daftar Pemain Skotlandia di Piala Dunia 2026, Diperkuat Scott McTominay hingga Andy Robertson
-
Demi Gelar Juara, Pelatih Borneo FC Terang-terangan Dukung Persijap Gulingkan Persib
-
Borussia Dortmund Jadikan Gonzalo Garcia Target Utama Transfer Musim Panas
-
Belum Dapat Visa AS, Timnas Iran Terpaksa Mengungsi ke Turkiye untuk TC Jelang Piala Dunia 2026
-
David Raya Ungkap Kondisi Cedera Usai Bawa Arsenal Menang Tipis atas Burnley