Suara.com - Siapa Enock Mwepu? Pemain sepakbola Brighton yang memutuskan pensiun dini akibat penyakit jantung bawaan yang dideritanya. Berikut ini profil Enock Mwepu.
Jagat sepak bola Liga Inggris dihebohkan dengan keputusan mengejutkan salah satu pemain Brighton, yakni Enock Mwepu.
Belum lama ini, pemain yang baru berusia 24 tahun tersebut memutuskan untuk gantung sepatu dari dunia sepak bola.
Keputusannya pensiun ini terbilang sangat mengejutkan. Apalagi jika melihat usia dari pemain berpaspor Zambia tersebut.
Mwepu memutuskan pensiun dini dari jagat sepak bola bukan tanpa sebab. Ia memutuskan gantung sepatu akibat penyakit jantung yang dideritanya.
Diketahui, penyakit jantung yang ia derita itu merupakan penyakit jantung bawaan atau penyakit jantung turunan yang berpotensi membuatnya mengalami serangan jantung di kemudian hari.
“Seorang anak laki-laki kecil dari kota Zambia bernama Chambishi memiliki beberapa berita untuk dibagikan,” bunyi pernyataan Mwepu dari media sosialnya.
“Dia berdiri kuat untuk mengikuti mimpinya bermain sepak bola di level tertinggi dan dengan rahmat Tuhan dia mewujudkan mimpinya dengan mencapai Liga Premier Inggris.”
“Namun beberapa mimpi berakhir, jadi dengan sedih saya mengumumkan perlunya gantung sepatu karena saran medis yang saya terima,”lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga: Gelandang Brighton Enock Mwepu Pensiun Karena Sakit Jantung Bawaan
Profil Enock Mwepu
Gelandang Enerjik Brighton
Enock Mwepu merupakan pesepak bola asal Zambia yang lahir pada 1 Januari 1998 silam di sebuah daerah bernama Lusaka.
Karier sepak bolanya sendiri bermula di Zambia kala dirinya bergabung tim bernama Kafue Celtic di kampung halamannya.
Bakatnya di Kafue Celtic itu tercium oleh Airtel Rising Star yang kemudian merekrutnya pada 2013, sebelum bergabung ke Napsar Stars.
Pasca membela Napsa Stars, di tahun 2017 Mwepu kembali ke Kafue Celtic. Dalam waktu enam bulan saja, dirinya kemudian menarik atensi tim Austria, FC Liefering pada Juli 2017.
Berita Terkait
-
Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran
-
Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
-
Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi
-
Dialami Nanik S Deyang, Benarkah Stres Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter
-
OJK Bubarkan Dana Pensiun Bank CIMB Niaga
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN