Suara.com - Isu renggangnya hubungan manajer Manchester United, Erik ten Hag dan penyerang kawakan The Red Devils, Cristiano Ronaldo kembali mencuat jelang laga lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini. Terbaru, isu ini dipanaskan eks penyerang Manchester United, Louis Saha.
Manchester United akan menjamu Tottenham di Old Trafford pada laga pekan ke-12 Liga Inggris 2022/2023, Kamis (20/10/2022) dini hari WIB.
The Red Devils akan kembali tampil di Old Trafford usai memetik hasil imbang mengecewakan 0-0 lawan Newcastle United pada laga Liga Inggris di venue yang sama akhir pekan lalu.
Louis Saha sendiri melontarkan kritik kepada Erik ten Hag. Menurutnya, Ten Hag tidak menghargai Ronaldo karena mengganti sang pemain di laga melawan Newcastle meski Manchester United sedang butuh gol pembuka di 20 menit terakhir.
Eks penyerang Real Madrid itu ditarik keluar dan digantikan oleh Marcus Rashford.
Keputusan Ten Hag mengganti Ronaldo dalam laga melawan Newcastle dipertanyakan Saha. Mantan striker Timnas Prancis tersebut menilai Ronaldo tak dihargai oleh Ten Hag.
“Ronaldo tidak dihargai. Saya belum sepenuhnya setuju dengan manajemen Ten Hag,” kata Saha kepada Boyle Sports, Selasa (18/10/2022).
“Saya bisa mengerti mengapa Ronaldo kesal setelah pertandingan melawan Newcastle karena dia percaya pada dirinya sendiri untuk mencetak gol. Akhir-akhir ini, dia tidak seberuntung dan seefisien itu, tapi itu terjadi dan orang-orang perlu menyadari bahwa dia bukan robot," sambungnya.
"Tapi, Ronaldo tetaplah Ronaldo. Ketika Anda butuh satu gol pembuka dan gol penentu di sebuah pertandingan ketat, dialah sosok yang Anda butuhkan. Dia raja gol sepanjang masa," celoteh Saha.
Baca Juga: Ballon d'Or 2022 Jadi Bukti Era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo memang Telah Berakhir
Pemain berusia 37 tahun itu sering ditaruh di bangku cadangan oleh Ten Hag pada musim ini. Namun ,enurut Saha, Ronaldo masih belum melambat dan tidak seharusnya berada di bangku cadangan.
"Ketika orang lelah, Ronaldo adalah seorang pembunuh, tidak ada yang lebih baik darinya ketika Anda berada di bawah tekanan untuk mencetak gol-gol penting. Dia melakukannya musim lalu untuk United dan tidak ada alasan baginya untuk tidak melanjutkan itu musim ini," tutur Saha.
"Saya belum melihat indikasi apa pun secara fisik yang menunjukkan dia melambat."
Ten Hag sendiri telah menjelaskan alasan mengapa dirinya mengganti Ronaldo di laga kontra Newcastle meski Manchester United sedang butuh gol.
Pelatih asal Belanda itu menjelaskan bahwa Ronaldo harus dirotasi mengingat jadwal padat Manchester United di bulan Oktober ini.
Setelah menghadapi Tottenham di tengah pekan ini, skuad The Red Devils akan tandang ke markas Chelsea pada akhir pekan di lanjutan Liga inggris.
Tag
Berita Terkait
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial
-
Cetak 19 Gol, Lionel Messi Lewati Rekor Para Legenda di Piala Dunia
-
Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
Terkini
-
Jeremy Doku Kembali! Skuad Belgia Lengkap Hadapi Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
-
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
-
Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum
-
Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
-
Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia
-
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
-
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!