Suara.com - Hubungan Manchester United dengan wasit Craig Pawson kembali menegang setelah sang pengadil menyebut Setan Merah gagal mengendalikan perilaku pemain dalam laporannya pasca laga kontra Newcastle.
Manchester United telah didakwa oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah Bruno Fernandes dan kawan-kawan mengepung wasit Craig Pawson selama laga kontra Newcastle pada Minggu (16/10/2022).
Para pemain Manchester United marah kepada Craig Pawson yang menganulir gol Cristiano Ronaldo dalam pertandingan yang berakhir imbang 0-0 di Old Trafford itu.
Wasit memasukkan insiden itu dalam laporannya tentang pertandingan dan FA menyebut United "gagal memastikan para pemainnya berperilaku tertib."
Para pemain Manchester United mengepung Pawson ketika sang pengadil menganulir gol Cristiano Ronaldo karena menganggap pemain Newcastle belum siap melakukan tendangan bebas.
Ronaldo diketahui mencuri bola dari kaki kiper Nick Pope setelah menganggap bek Fabian Schar telah menyentuh bola lebih dulu dalam situasi tendangan bebas.
Namun, Pawson menganggap sebaliknya. Sentuhan bola yang dilakukan Fabian Schar tidak digubris sama sekali sehingga gol Ronaldo pun dianggap tidak sah.
Bahkan, Pawson mengeluarkan kartu kuning kepada Ronaldo saat striker Portugal itu memimpin eraksi marah rekan satu timnya terhadap keputusan kontroversial itu.
Terkini, Erik ten Hag pun merespons dakwaan FA yang menganggap Man United telah gagal mengontrol sikap para pemainnya.
Baca Juga: Manchester United, Real Madrid dan AC Milan Dikabarkan Berebut Cody Gakpo untuk Mesin Gol
Alih-alih mengaku salah, Ten Hag kali ini bersikeras bahwa respons pemainnya sangatlah wajar. Dia juga mengritik keputusan Pawson lantaran menurut mata kepalanya sendiri, Schar memang telah menyentuh bola lebih dulu sebelum Ronaldo merebutnya dari Pope untuk mencetak gol ke gawang kosong.
"Saya ingin mengungkapkan bahwa kami selalu menerima keputusan wasit dan itu juga wajar jika pemain bertanya 'mengapa?' dalam momen tersebut," kata Erik ten Hag dikutip dari BBC Sport, Rabu (19/10/2022).
“Itu adalah insiden yang aneh dan Anda bertanya sebagai sebuah tim, mengapa? Pandangan saya, cukup cepat, Anda harus menerima keputusan wasit dan terus maju."
Ten Hag, entah menyindir wasit atau bersikap jujur, menyebut Manchester United di laga kontra Newcastle bisa menjadi contoh untuk para amatir, pemain muda dan profesional bahwa bagaimanapun juga, keputusan wasit harus dipatuhi.
Meski begitu, dia tetap membela para pemainnya dengan menyebut pemain Newcastle sudah menyentuh bola terlebih dahulu sebelum Ronaldo mencetak gol, sehingga reaksi Bruno Fernandes dan kawan-kawan dianggap sangat wajar.
"Sangat jelas pemain dari Newcastle menyentuh bola dan pemain kami memanfaatkannya. Ketika Anda menjelaskan, itu harus segera," jelas Ten Hag menyasar wasit Craig Pawson.
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Inggris Malam Ini Live TV: Man United vs Tottenham, Liverpool vs West Ham hingga Brentford vs Chelsea
-
Prediksi Manchester United vs Tottenham, Liga Inggris 20 Oktober: Head to Head, Daftar Pemain dan Skor Pertandingan
-
Manchester United vs Tottenham: Christian Eriksen Terancam Absen Lawan sang Mantan
-
Toxic Relationship, Isu Erik ten Hag vs Cristiano Ronaldo Kembali Mencuat Jelang Manchester United Kontra Tottenham
-
Belum Habis, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Masih Berpeluang Rebut Ballon dOr 2023 Asal Bisa Penuhi 3 Syarat Ini
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan