Suara.com - Chelsea berhasil meraup poin penuh saat bertandang ke markas RB Salzburg dalam matchday kelima Grup E di Red Bull Arena, Austria, Rabu (26/10/2022) dini hari WIB. The Blues menang tipis 2-1.
Tim asuhan Graham Potter mencetak gol pembuka melalui Mateo Kovacic sebelum Junior Adamu menyamakan kedudukan untuk RB Leipzig. Gol Kai Havertz kemudian jadi penentu kemenangan Chelsea.
Berdasarkan laman resmi UEFA, tiga poin ini mengokohkan posisi Chelsea di puncak klasemen dengan koleksi 10 poin. Mereka dipastikan lolos ke babak 16 besar.
Sementara bagi RB Salzburg, kekalahan ini memubuat mereka turun ke posisi ketiga dengan koleksi enam poin, disalip AC Milan yang sukses menaklukan Dinamo Zagreb untuk mengumpulkan tujuh poin.
Jalannya Pertandingan RB Salzburg vs Chelsea
Di awal laga Chelsea berusaha menekan. Mereka mendapat peluang pada menit ke-2. Bola lambung Jorginho disundul oleh Bernardo kembali ke kiper.
Namun, lajunya bola tidak terlalu kencang dan hampir bisa dikuasai oleh Kai Havertz. Kohn bisa menguasai bola lebih dahulu, tetapi dia kemudian berbenturan dengan Havertz dan harus mendapatkan perawatan di kepalanya.
Setelah itu Chelsea kesulitan membangun serangan berbahaya. Situasi itu dimanfaatkan Salzburg untuk mengembangkan permainannya, tetapi mereka juga kesulitan untuk merancang serangan berbahaya ke pertahanan tim tamu.
Gol akhirnya tercipta pada menit ke-23. Bola serangan Chelsea dari sayap kanan gagal dihalau dengan sempurna oleh pemain Salzburg. Bola dikuasai Havertz di kotak penalti, tetapi tidak mendapat ruang tembak.
Baca Juga: Hitung-hitungan Juventus Lolos ke Babak 16 Besar Champions League, Peluang Masih Ada Tapi Tipis
Bek Salzburg coba melepas tekel, tetapi bola mengarah ke Kovacic, yang langsung menyambar bola dengan sepakan kaki kirinya. Bola meluncur ke sisi kanan gawang tuan rumah. Skor 0-1 untuk Chelsea.
Pada menit ke-26 Chelsea hampir mencetak gol lagi, tetapi bola tandukan Aubameyang, memanfaatkan bola sepak pojok dari kanan, masih bisa dihalau kiper.
Chelsea beberapa kali menciptakan peluang emas, tetapi penyelesaian mereka masih kurang akurat.
Pada menit 45+2, Chelsea menyerang dari sisi kiri. Pergerakan cantik Havertz dan Sterling membuat Aubameyang mendapat ruang tembak cukup bebas di dalam kotak penalti. Namun, bola tembakan Aubameyang masih bisa ditepis kiper Salzburg.
Aksi tersebut jadi penutup babak pertama, dengan Chelsea masih unggul 1-0 atas RB Salzburg.
Salzburg tampil agresif sejak awal babak kedua. Mereka langsung bisa mencetak gol pada menit ke-48 melalui Junior Adamu. Ia menyontek bola hasil umpan silang Maximilian Wober dari sisi kiri di tengah kotak penalti. Kedudukan menjadi 1-1.
Tag
Berita Terkait
-
Peluang ke 16 Besar Belum Tertutup meski Sangat Kecil, Alex Telles: Sevilla akan Bertarung sampai Akhir!
-
Cetak 17 Gol di 11 Pertandingan, Erling Haaland Diyakini Bakal Salip Rekor Para Legenda di Champions League
-
Resmi, Ilkay Gundogan Jadi Kapten Definitif Manchester City yang Baru
-
Borussia Dortmund vs Manchester City: Ruben Dias Sudah Tak Sabar Jajal Atmosfer Spesial Signal Iduna Park
-
Jelang Laga Borussia Dortmund vs Manchester City, Guardiola Sanjung Jude Bellingham
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir