Suara.com - Gerard Pique menangis saat memberikan pidato perpisahan dari dunia sepak bola dalam pertandingan terakhirnya di Camp Nou untuk Barcelona dalam kemenangan 2-0 Sabtu atas Almeria. Gerard Pique gantung sepatu.
Pique yang berusia 35 tahun berjanji dia akan kembali ke Barca dalam kapasitas selain menjadi pemain.
"Dalam hidup, seiring bertambahnya usia, terkadang mencintai adalah melepaskan," kata Pique, sebelum dia mulai menangis saat berbicara di tengah lapangan Camp Nou setelah melakukan putaran kehormatan, dikutip dari ESPN.
"Hubungan dengan begitu banyak cinta, begitu banyak gairah, saya pikir ini adalah momen untuk memberi diri kami ruang. Itulah mengapa saya pikir ini adalah saat yang tepat untuk pergi, karena saya mencintai klub ini."
“Saya yakin bahwa saya akan kembali di masa depan. Ini bukan selamat tinggal, saya pergi ketika saya berusia 17 tahun [untuk Manchester United] dan saya kembali. Kakek saya menjadikan saya anggota ketika saya lahir. Saya lahir di sini dan aku akan mati di sini."
Sebanyak 92.605 penonton yang menghadiri pertandingan tersebut mengucapkan selamat tinggal kepada Pique, yang telah memenangkan 30 trofi selama 14 tahun bersama tim utama.
"Saya tidak memimpikan akhir ini karena saya tidak pernah berpikir untuk pergi," kata Pique.
Gerard Pique menceritakan bagaimana tidak mudahnya memutuskan untuk pensiun.
“Ini beban di pundak saya. Bulan-bulan terakhir tidak mudah. Selalu bersaing, bermain dan memberikan segalanya, tetapi kadang-kadang berhasil dan kadang tidak, seperti yang terjadi pada semua orang. Tapi saya bangga. Saya pergi dengan senang hati," kata dia.
Baca Juga: Pep Guardiola Beri Kode tentang Masa Depannya di Manchester City
Berita Terkait
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung