Suara.com - Berikut deretan bintang yang tak dipanggil oleh Luis Enrique untuk masuk skuad Timnas Spanyol guna bertanding di ajang Piala Dunia 2022.
Jelang bergulirnya Piala Dunia 2022 yang tinggal hitungan hari, beberapa negara peserta mulai merilis daftar pemain yang akan dibawanya.
Salah satunya adalah Spanyol. Tim berjuluk La Furia Roja ini baru saja mengumumkan daftar 26 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2022, Jumat (11/11) malam WIB.
Dalam pengumumannya itu, Luis Enrique selaku pelatih Timnas Spanyol memanggil 26 pemain yang terdiri dari tiga kiper, delapan bek, tujuh gelandang, dan delapan penyerang.
Dari 26 nama yang dipanggil itu, terdapat beberapa kejutan di mana Luis Enrique memanggil rata-rata pemain muda dan pemain yang belum merasakan kompetisi Piala Dunia.
Hal ini diketahui dari dipanggilnya pemain seperti Pedri, Gavi, Ansu Fati, Eric Garcia, Yeremy Pino, Ferran Torres, Dani Olmo, dan lain sebagainya.
Sedangkan untuk kategori pemain berpengalaman, ada nama Alvaro Morata, Cesar Azpilicueta, Jordi Alba, dan Sergio Busquets.
Nama terakhir menjadi satu-satunya pilar terakhir dalam keberhasilan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Pemanggilan 26 nama oleh Luis Enrique yang dipenuhi mayoritas pemain muda dan minim pengalaman membuat banyak pihak mengernyitkan dahi.
Baca Juga: Skuad Argentina untuk Piala Dunia 2022 Dirilis, Lionel Messi Tetap Jadi Andalan Bidik Trofi
Apalagi ada beberapa pemain bintang yang berpengalaman serta moncer musim ini dan tak dipanggil ke Timnas Spanyol oleh Luis Enrique.
Siapa saja pemain bintang tersebut? Berikut daftarnya.
1. Kepa Arrizabalaga
Kepa Arrizabalaga merupakan kiper berlabel bintang yang diabaikan Luis Enrique untuk Piala Dunia 2022 ini, meski dirinya belakangan tampil apik bersama Chelsea.
Selain tampil apik bersama Chelsea, kiper berusia 28 tahun ini juga pemain berpengalaman di Timnas Spanyol karena dirinya menjadi bagian skuad La Furia Roja di Piala Dunia 2018 lalu.
2. David De Gea
Berita Terkait
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!
-
Profil Timnas Ekuador: Kuda Hitam Piala Dunia dengan Regenerasi Pemain Muda Berbakat
-
Profil Timnas Arab Saudi: Elang Hijau Siap Bikin Kejutan Lagi di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati