Suara.com - Bintang timnas Indonesia, Saddil Ramdani tampil mengesankan usai kembali dari cedera dan sukses memberi kemenangan penting bagi Sabah FC di Piala Malaysia 2022-2023.
Saddil Ramdani menjelma sebagai penyelamat Sabah FC saat memastikan diri lolos ke babak semifinal Piala Malaysia musim ini.
Kembali dari cedera yang sempat membekapnya, Saddil Ramdani mencetak assist penting untuk gol kemenangan Sabah FC melawan Kuching City.
Aksi menawan Saddil usai kembali dari cedera muncul pada leg kedua Piala Malaysia yang digelar pada Jumat (11/11/2022) di Likas Stadium, Kota Kinabalu, Malaysia.
Sabah FC sempat tertinggal 0-1 hingga pertandingan berakhir, namun belum berakhir dan laga berlanjut pada babak tambahan.
Hal itu karena agregat 1-1 setelah di pertemuan pertama Sabah FC juga memetik kemenangan dengan skor 1-0 dan Saddil baru masuk pada menit ke-58.
Bermain sebagai pemain pengganti, Saddil sukses membuat pendukung Sabah FC kegirangan lewat assistnya kepada Taiki Kagayama.
Skor pun berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga laga berakhir, agregat 2-1 membawa Sabah FC lolos ke semifinal Piala Malaysia musim ini.
Sebelumnya, Ing Kim Swee pada 31 Oktober 2022 lalu memasukkan Saddil ke dalam daftar pemain yang cedera dan bahkan masa depan sang pemain tidak jelas di klub tersebut.
Baca Juga: West Ham vs Leicester City, David Moyes Bidik Poin Penuh di Pekan ke-16 Liga Inggris
Hingga Saddil melewatkan beberapa pertandingan, termasuk babak 16 besar Piala Malaysia melawan UiTM setelah hanya dijadikan pajangan di bangku cadangan.
Tak pelak comeback Saddil Ramdani dengan assistnya itu membuat banyak pujian mengalir kepadanya, tak terkecuali dari rekan setimnya.
Taiki Kagayama yang mencetak gol kemenangan untuk Sabah FC melawan Kuching City, pemain asal Jepang itu tak segan memberi ucapan terima kaish kepada Saddil.
Sementara Saddil diprediksi kuat bakal dijadikan sebagai starter Sabah FC saat berlaga di partai semifinal Piala Malaysia melawan Johor Darul Takzim pada 15 dan 19 November 2022.
[Penulis: Eko Isdiyanto]
Berita Terkait
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia