Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari timnas Arab Saudi untuk Piala Dunia 2022 Qatar, Fahad Al-Muwallad dicoret dari skuad Green Falcons usai terbukti menggunakan doping.
Pelatih timnas Arab Saudi, Herve Renard memutuskan mencoret penyerang Al-Shabab sesuai laporan yang diwartakan Doha News pada Senin (14/11/2022).
Pencoretan Fahad Al-Muwallad dari skuad timnas Arab Saudi sebagai bentuk tindakan pencegahan yang tak dinginginkan.
Pasalnya, Fahad Al-Muwallad diketahui tidak lolos dalam tes doping dan terbukti menggunakan bahan yang dilarang penggunaannya.
Sebelumnya Fahad masuk ke dalam daftar 26 pemain dalam skuad Arab Saudi untuk Piala Dunia 2022. Kini, kesempatannya untuk tampil di Qatar telah pupus.
Fahad terbukti menggunakan doping, hingga Herve tegas mendepak sang pemain dan hal itu dilakukan sebagai antisipasi jatuhnya sanksi dari Badan Antidoping Dunia (WADA).
"Setelah meninjau perkembangan terbaru dalam banding WADA dan mengikuti konsultasi dengan pengacara Arab Saudi, pelatih Herve Renard telah memutuskan untuk mengecualikan Al-Muwallad sebagai tindakan pencegahan," bunyi laporan Doha News.
Sementara Badan Antidoping Dunia mengonfirmasi keterlibatan pihaknya sebelum Arab Saudi meminta atau memilih hal tersebut.
Nawaf al-Abed yang saat ini sudah berusia 32 tahun masuk ke skuad Arab Saudi menggantkan Fahad sesuai dengan permintaan Herve Renard.
"WADA telah mengajukan banding atas kasus tersebut ke CAS (Pengadilan Arbitrase Olahraga) untuk mencari jangka waktu yang lebih lama untuk tidak memenuhi syarat." tulis Doha News lagi.
Arab Saudi tergabung dalam Grup C Piala Dunia 2022, tergabung dengan tim-tim kuat termasuk Meksiko, Argentina dan Polandia.
Profil Fahad Al-Muwallad
Nama Lengkap: Fahad Al-Muwallad
Tanggal lahir / Umur: 14 Sep 1994 (28)
Tempat kelahiran: Jeddah, Arab Saudi
Kewarganegaraan: Arab Saudi
Tinggi: 1,67 m
Posisi: Sayap Kanan
Pemain Interasional saat ini: Saudi Arabia
Jumlah penampilan / Gol: 74 / 17
Karier Klub
2011 (Al-Ittihad U-23 - Al-Ittihad Club)
2018 (Al-Ittihad Club - Levante)
2018 (Levane - Al-Ittihad Club)
2019 (Al-Ittihad Club - ban)
2020 (ban - Al-Ittihad Club)
2022 (Al-Ittihad Club - ban)
2022 (Ban - Al-Shabab)
Berita Terkait
-
Cristiano Ronaldo Fokus ke Piala Dunia 2022 Membela Portugal di Tengah Kontroversi Curhat Tentang Manchester United
-
Timnas Senegal Tiba di Qatar untuk Piala Dunia 2022, Sadio Mane Belum Ikut karena Masih Cedera
-
Eks Timnas Belanda ke Indonesia untuk Nobar Piala Dunia 2022, Cek Lokasinya
-
Timnas Belanda Lelang Baju untuk Buruh Proyek Piala Dunia 2022 Qatar yang Kondisinya Dinilai Memprihatinkan
-
Statistik Menarik Piala Dunia 2022: Inggris Tim Termahal, Mbappe Pemain Paling Bernilai
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik