Suara.com - Klub asal Georgia, FC Locomotive Tblisi secara resmi menyampaikan undangan kepada Arema FC untuk melakoni laga persahabatan di Mikheil Meskhi Stadium II, Georgia, 30 November nanti.
Manager International Affair Arema FC, Fuad Ardiansyah mengatakan bahwa surat resmi undangan untuk gelaran laga persahabatan dengan FC Locomotive Tblisi tersebut telah diterima oleh manajemen tim Singo Edan.
"Memang benar ada tawaran pertandingan persahabatan internasional. Datang dari tim asal Georgia yakni FC Locomotive Tbilisi yang menyampaikan undangan melalui surat resmi," kata Fuad seperti dimuat Antara, Kamis (17/11/2022).
Fuad menjelaskan, dalam surat tersebut FC Locomotive Tbilisi menyatakan bahwa mereka merupakan tim yang memiliki peluang besar ke Liga Conference UEFA 2023. Saat ini, tim tersebut tengah bersiap untuk tampil di final Piala Goergia.
Menurutnya, terkait respons manajemen Arema FC terhadap undangan laga persahabatan di Georgia tersebut, saat ini masih akan didiskusikan terlebih dahulu dengan jajaran direksi Arema FC dan tim pelatih.
"Tentu kita akan diskusi dulu dengan tim pelatih serta direksi mengenai undangan ini, karena ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dipelajari," terang Fuad.
Ia menambahkan, salah satu pertimbangan yang akan dilakukan oleh jajaran direksi dan pelatih Arema FC tersebut terkait dengan waktu pelaksanaan kompetisi Liga 1 2022/2023 yang hingga saat ini masih belum ditentukan pasca Tragedi Kanjuruhan.
"Ada banyak hal memang yang harus dipertimbangkan, mungkin dari sisi kesiapan serta kompetisi ke depan. Karena, kita masih menunggu jadwal pasti bergulirnya Liga 1," ujarnya.
Sebelumnya, PT LIB selaku operator Liga 1mengeluarkan surat tertanggal 3 Oktober 2022 yang menyatakan Liga 1 dihentikan sampai batas waktu yang tidak ditentukan, sedangkan Liga 2 ditangguhkan selama dua pekan sejak surat dikeluarkan.
Baca Juga: Tak Anggap Timnas Inggris Kandidat Juara Piala Dunia 2022, Neymar: Tapi Saya Suka Harry Kane
Keputusan itu dikeluarkan setelah terjadi tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, usai laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022. Tragedi tersebut menyebabkan 135 orang meninggal dunia.
[Antara]
Berita Terkait
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
Terlanjur Cinta, Arema FC Pilih 'Bajak' Hansamu Yama dari Persija Jakarta
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Salah Besar! Pelatih Norwegia Serang FIFA Usai Hukuman Folarin Balogun Dicabut
-
Skandal Memalukan Piala Dunia 2026! Lobi Donald Trump Bikin FIFA Kehilangan Wibawa
-
Erling Haaland, Kylian Mbappe, Lionel Messi, Siapa Top Skor Piala Dunia 2026?
-
Tiga Kata Neymar Umumkan Gantung Sepatu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Statistik Gila Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Permalukan Brasil
-
Rahasia di Balik Tembok Pertahanan Timnas Argentina: Air Suci dan Kayu Aromatik
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung