Suara.com - Pemilik Manchester City, Sheikh Mansour Bin Zayed Al Nahyan menyambangi Indonesia untuk menghadiri KTT G20 di Bali. Namun, dirinya menyempatkan diri mengunjungi Solo untuk meresmikan Masjid Raya Sheikh Zayed di Gilingan, Senin (14/11/2022).
Selama di Solo, Sheikh Mansour yang mendampingi Presiden Uni Emirat Arab (UEA) itu turut mendatangi kediaman Presiden Joko Widodo, termasuk makan bersama Kaesang Pangarep, Gibran Rakabuming hingga Bobby Nasution.
Awalnya, tak banyak yang menyadari kehadiran Sheikh Mansour dalam pertemuan dengan Kaesang Pangarep di Solo. Namun, sosoknya baru disadari publik setelah namanya ada dalam daftar rombongan Presiden UEA.
Gibran Rakabuming Raka selaku wali kota Solo, mengonfirmasi bahwa klub milik adiknya, Kaesang yakni Persis Solo memang menjajaki kerjasama dengan Manchester City.
Putra pertama Jokowi itu menyebut para petinggi Persis Solo bahkan sempat berkunjung ke markas Man City, Stadion Etihad pada Oktober lalu tepat ketika The Citizen menghadapi Manchester United.
Hal itu membuka kemungkinan Sheikh Mansour menancapkan pengaruhnya dalam sepak bola Indonesia. Dengan dana melimpah, bukan tak mungkin dirinya membeli salah satu klub Liga 1.
Sebagai informasi, Sheikh Mansour memiliki beberapa klub selain Man City. Dia merupakan investor utama New York City dan pemilik saham mayoritas Mlebourne FC serta Mumbai City FC.
Berikut 3 klub Liga 1 yang mungkin dibeli Sheikh Mansour
1. PSM Makassar
Baca Juga: Bukan Real Madrid atau Manchester City, Ini Klub Penyumbang Pemain Terbanyak di Piala Dunia 2022
PSM Makassar merupakan salah satu tim sepak bola tertua di Indonesia. Prestasinya pun tak bisa dipandang sebelah mata.
PSM sukses bersaing di papan atas Liga 1 2022, meski dengan komposisi pemain yang tidak terlalu mewah dibanding klub-klub besar lain.
Dibanding Persib dan Persija, PSM Makassar lebih cocok dikelola Sheikh Mansour sebagai salah satu tim besar Indonesia.
Di kancah internasional pun, PSM masih bisa berbicara banyak meskipun belum mampu menyaingi prestasi Persipura Jayapura. Mereka tahun ini tampil di Piala AFC 2022.
Sebagai salah satu klub pendiri PSSI, PSIM Yogyakarta memiliki sejarah panjang dalam dunia sepak bola Tanah Air.
Berita Terkait
-
Profil Sheikh Mansour, Pemilik Manchester City yang Diam-diam ke Indonesia
-
Arema FC Yakin Liga 1 Segera Bergulir Usai RUPS LIB
-
Liga 1 Masih Vakum, Klub Georgia Undang Arema FC Lakoni Laga Persahabatan
-
Arsenal dan 6 Klub Eropa Rebutan Mau Beli Mykhailo Mudryk, Shakhtar Donetsk Pasang Mahar Rp 1,6 Triliun
-
Cerita Cristiano Ronaldo Hampir Bergabung dengan Manchester City Tahun 2021
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa