Suara.com - Dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia, terdapat fenomena unik yang memunculkan nama-nama pemain dengan catatan penampilan bersama negara yang berbeda di ajang ini.
Para pemain ini tercatat pernah memperkuat dua negara yang berbeda pada ajang Piala Dunia. Hal ini tak terlepas dari keputusan sang pemain mengganti kewarganegaraannya.
Bahkan, ada satu pemain yang pernah mencatatkan penampilan di tiga edisi Piala Dunia bersama tiga negara yang berbeda. Sebab, sempat terjadi perpecahan negara dan pemain tersebut harus memilih status barunya.
Meskipun demikian, fenomena-fenomena semacam ini sudah tak bisa dilakukan di era modern karena ada regulasi FIFA yang mengatur secara ketat perpindahan timnas seorang pesepak bola.
Berikut Suara.com menyajikan daftar nama pemain yang pernah membela dua negara yang berbeda pada ajang Piala Dunia.
1. Luis Monti (Argentina dan Italia)
Nama pesepak bola pertama yang mengawali daftar ini ialah Luis Monti. Pemain ini tercatat sebagai nama pertama yang membela dua negara pada dua edisi Piala Dunia yang berbeda.
Pada Piala Dunia 1930, Luis Monti memperkuat Argentina. Namun, edisi selanjutnya, yakni pada 1934, dia justru memperkuat Italia. Hebatnya, Monti mampu mengantarkan keduanya lolos ke final Piala Dunia.
Bedanya, pada edisi pertama dia gagal membawa Argentina juara, sedangkan Piala Dunia 1934 dia berhasil mempersembahkan trofi untuk Italia.
Baca Juga: Hasil Portugal vs Nigeria 4-0: Cristiano Ronaldo Absen, Bruno Fernandes Cetak Brace
2. Ferenc Puskas (Hungaria dan Spanyol)
Legenda sepak bola dunia, Ferenc Puskas, juga menjadi pemain yang sukses mencatatkan namanya bersama dua negara berbeda di ajang Piala Dunia.
Ferenc Puskas sebelumnya pernah membela Hongaria di Piala Dunia 1954. Setelah itu, dia sempat membantu timnas Spanyol tampil di Piala Dunia 1962.
Pada edisi Piala Dunia yang disebut terakhir, sebetulnya ada dua pemain lainnya yang punya cerita sama dengan Puskas. Mereka adalah Jose “Mazzola” Altafini yang memperkuat Brasil di 1958 dan Italia pada 1962, serta Jose Santamaria yang bermain untuk Uruguay di Piala Dunia 1954 dan Spanyol di 1962.
3. Robert Prosinecki dan Savo Milosevic (Yugoslavia dan Kroasia)
Robert Prosinecki dan Savo Milosevic juga menjadi pemain asal Yugoslavia yang tercatat memperkuat negara yang berbeda di ajang Piala Dunia. Pada awalnya, keduanya tampil bersama Yugoslavia di Piala Dunia 1990.
Tag
Berita Terkait
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
Iran Siapkan Markas Perang di Amerika! Kino Sports Complex Jadi Base Camp Piala Dunia 2026
-
Resmi! Indonesia Ajukan Bidding Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
-
Skandal Presiden FIFA, Diprotes Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan Malah Hina Suporter Inggris
-
Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp3,6Miliar, Infantino: Di Resale Bisa Lebih Mahal
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pratama Arhan Jawab Rumor Pulang Kampung Susul Shayne Pattynama ke Super League
-
Nonton di HP! Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Korea Selatan, Kick-off 19.00 WIB
-
Jadwal Lengkap Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia Ditantang Korea Selatan
-
Shayne Pattynama Hengkang ke Persija, Sandy Walsh Dipastikan Bertahan di Buriram United
-
Shayne Pattynama Hingga Top Skor Liga India Gabung Persija, Pimpinan The Jakmania Belum Puas
-
John Herdman Ogah Asal Comot Asisten Pelatih Lokal, Ini Alasannya
-
Emil Audero Memang Sengaja Ditinggal Bus, Ini Kronologinya
-
Bisikan Bojan Hodak buat Layvin Kurzawa dan Dion Markx, Singgung Soal Jaminan Starting XI
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
Shayne Pattynama Merasa Mudah Adaptasi di Persija Karena Hal Ini