Suara.com - Piala Dunia Qatar 2022 telah memiliki kejutan besar pertama, yakni kemenangan Arab Saudi melawan Argentina akan selamanya diingat dalam sejarah Piala Dunia.
Menyadur Marca, Argentina dan Lionel Messi yang sangat diunggulkan justru tidak memulai awal dengan baik di Piala Dunia. Akibatnya, mereka harus berjuang mati-matiaan dalam menghadapi Meksiko dan Polandia demi menghindari kejutan bersejarah.
Sepak bola sangat hebat karena hal-hal ajaib kerap terjadi seperti laga pembuka Argentina di Qatar. Arab Saudi berhasil bangkit secara tiba-tiba di babak kedua, meresahkan Argentina dengan rencana efektif dan pertahanan spektakuler yang sukses menumpulkan semua bintang Argentina.
Argentina datang ke pertandingan ini dengan rekor 36 pertandingan tak terkalahkan, dan mereka kalah dengan cara yang mengejutkan. Terlepas dari gol awal Leo Messi, gol dari Saleh Al-Shehri dan Salem Al-Dawsari membalikkan keadaan.
Beberapa pemain pun mulai disebut-sebut dan disalahkan atas kekalahan Argentina. Garis pertahanan tidak berfungsi dengan baik, dengan Cuti Romero dan Nicolas Otamendi melepaskan dua tembakan yang tidak bisa dilakukan oleh Emi Martinez.
Namun, ada satu pemain yang tidak memberikan kontribusi seperti yang diharapkan di lini tengah. Kita berbicara tentang Rodrigo De Paul, yang mengingatkan pada versi berbeda yang terlihat di Atletico Madrid.
Angka-angkanya mengatakan semuanya dalam pertandingan: 0 tembakan ke gawang, 0 dribel selesai, 0 umpan silang sukses, 0 pelanggaran yang disebabkan, 0 operan kunci, bola panjang 3/10, 23 turnover, dan 61/81 operan sukses (75 persen sukses).
Perubahan Scaloni tidak berpengaruh bagi Argentina
Lionel Scaloni, yang tampaknya mendapat kritik, juga tidak dalam posisi yang baik, tetapi mereka akan mendukungnya setelah kekalahan yang tidak terduga ini. Terlepas dari jumlah De Paul, dia memutuskan untuk mempertahankannya di lapangan.
Baca Juga: Lebih Sedikit dari Jogja, Berapa Jumlah Penduduk Qatar?
Dia hanya bereaksi dengan perubahan tiga kali lipat setelah mereka tertinggal, dengan Lisandro Martínez, Enzo Fernandez dan Julian Alvarez masuk menggantikan Leandro Pardes, Papu Gomez dan Romero. Kemudian, 20 menit menjelang akhir, Acuna masuk menggantikan Tagliafico.
Semuanya tidak cukup. Messi lagi-lagi sangat kesepian karena Lautaro Martinez hanya bisa mencetak gol saat offside, pertahanan maju Arab Saudi menjadi masalah bagi Argentina.
Messi juga menderita dan gol lainnya dianulir karena offside. Angel Di Maria juga tak mampu bersinar dan melewati pertahanan Arab Saudi.
Rencana Argentina tidak berjalan selama 109 menit pertandingan berlangsung, karena waktu yang harus ditambah.
Albiceleste berada di ujung tanduk di Piala Dunia 2022, di mana mereka adalah salah satu favorit besar.
Berita Terkait
-
Lebih Sedikit dari Jogja, Berapa Jumlah Penduduk Qatar?
-
Gara-gara Ini Publik Puji Rafathar Anak Raffi Ahmad yang Nonton Piala Dunia 2022 Langsung di Stadion
-
Argentina Takluk Pada Arab Saudi, Reaksi Kecewa Istri Lionel Messi Penuh Haru
-
Susunan Pemain Maroko vs Kroasia di Grup F Piala Dunia 2022 dan Link Live Streaming
-
Semangat Bushido Samurai Jepang Tekuk Panser Jerman, 'Efek Arab Spring'
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara