Suara.com - Salah satu pemain Timnas Indonesia U-20, Muhammad Dzaky Asraf, menjadi kejutan tersendiri dalam daftar pemain yang dipanggil pelatih Timnas Senior Indonesia, Shin Tae-yong untuk Piala AFF 2022.
Sebab, ini adalah kali pertama bagi Muhammad Dzaky mendapatkan panggilan Timnas Indonesia di level senior. Sebelumnya, dia memang sukses mencuri perhatian saat Timnas U-20 menggelar TC di Turki dan Spanyol.
Selain Muhammad Dzaky, dua nama pemain Timnas U-20 lainnya yang juga dipanggil Shin Tae-yong untuk Piala AFF 2022 ialah Muhammad Ferarri dan Marselino Ferdinan.
Untuk dua pemain ini, pemanggilan ke skuad Merah Putih senior bukanlah hal yang baru. Sebab, sebelumnya mereka sempat tampil ketika Timnas Indonesia menghadapi Curacao pada ajang FIFA Matchday.
Profil Muhammad Dzaky
Muhammad Dzaky Asraf merupakan salah satu pemain muda yang sukses mencuri perhatian bersama PSM Makassar di awal musim 2022/2023. Sebab, pemain yang berusia 19 tahun ini bisa menembus tim utama.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, tampaknya sudah sangat terpukau dengan bakat yang dimiliki pemain kelahiran Polewali Mandar ini. Sebab, ia tak segan untuk memberikan kesempatan bermain bagi pemain muda tersebut.
Dari sejumlah kesempatan, Muhammad Dzaky lebih sering dimainkan pelatih asal Portugal itu di sektor sayap, baik di sisi kanan maupun kiri. Namun, posisi naturalnya memang berada di kanan.
Sebagai informasi, Muhammad Dzaky awalnya menimba ilmu bersama sekolah sepak bola (SSB) Majene sebelum bergabung dengan tim junior PSM Makassar.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 akan Gunakan 6 Pemain Keturunan di Piala Dunia U-20 2023, Siapa Saja?
Debutnya bersama PSM Makassar di Liga 1 2022-2023 tercipta ketika skuad Juku Eja bertandang ke markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo pada 23 Juli 2022.
Sejak saat itu, Muhammad Dzakyselalu mendapat kepercayaan penuh dari Bernardo Tavares. Itu terbukti dari catatan 10 pertandingannya bersama Pasukan Ramang di kompetisi Liga 1 2022-2023.
Tak hanya itu saja, sejak meraih kesempatan promosi ke tim utama, Muhammad Dzaky juga telah mencatatkan dua pertandingan di Piala Presiden 2022 dan empat aksi di Piala AFC 2022.
Dengan catatan semacam itu, maka tak heran apabila Muhammad Dzaky disebut sebagai salah satu pemain muda terbaik yang muncul pada musim ini.
Tentu saja, pemanggilan yang didapat pemain bernama lengkap Muhammad Dzaky Asraf Huwaidi Syam itu sangat berharga untuk terus mengembangkan level permainannya.
Pasalnya, Dzaky bakal mendapatkan bimbingan lebih intens dari para pemain senior timnas Indonesia yang sudah banyak mencatatkan caps internasional.
Jika mampu mencuri perhatian, Dzaky tentu akan mengikuti jejak beberapa pemain sebelumnya yang meraih kesuksesan setelah promosi ke timnas Indonesia. Sebab, ada nama-nama seperti Pratama Arhan, Alfeandra Dewangga, hingga Rizki Ridho.
Mereka sempat jadi pemain andalan Shin Tae-yong di timnas U-19, tetapi kemudian dipromosikan ke level senior untuk menghadapi Piala AFF 2020.
[Muh Adif S]
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan