Suara.com - Tidak ada negara lain di dunia yang memiliki hubungan dengan sepakbola seperti halnya Brasil. Di sana, permainan sepak bola yang indah itu sakral, sebuah agama, sementara negara lain memandangnya sebagai jalan pelarian ekonomi atau sosial.
Karena fakta ini, orang Brasil sering dianggap sebagai pesepakbola alami terbaik. Negara ini menciptakan 'Joga Bonito' dan dianggap sebagai tempat kelahiran pemain terbaik dalam sejarah, mereka juga memiliki cap yang jelas: jersey kuning khas mereka.
Tim nasional Brasil juga dikenal dengan berbagai julukan, seperti 'Scratch du Oro', 'Cerdeamarela' atau 'Canarinha', semuanya berasal dari tahun 1950-an.
Lantas apa asal usul julukan Canarinha dan mengapa Brasil memakai warna kuning?
Menyadur Marca, Brasil adalah tim yang paling banyak berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA, tidak pernah melewatkan satu turnamen pun.
Mereka juga juara Piala Dunia lima kali, sesuatu yang belum pernah dilakukan negara lain. Kemenangan terakhir mereka terjadi pada tahun 2002, di Korea Selatan dan Jepang, dan sejak saat itu mereka mengincar kemenangan Piala Dunia keenam mereka.
Mengapa mereka disebut Canarinha?
Asal usul nama panggilan dan warna jersey berjalan beriringan, karena ada suatu masa ketika mereka bukan 'Canarinha' dan tidak memakai warna kuning. Itu semua terjadi melalui noda pada sejarah sepak bola Brasil.
Pada Piala Dunia 1950 di Brasil, semuanya tersedia bagi negara tuan rumah untuk memenangkan turnamen. Namun, di final melawan Uruguay, hal yang tak terpikirkan terjadi dengan tuan rumah kalah 2-1. Hal ini memaksa federasi sepak bola Brasil merombak identitas timnas.
Mengapa Brasil memakai jersey warna kuning?
Pada tahun 1953, sebuah kompetisi diluncurkan untuk Brasil untuk mengirimkan desain mereka untuk dipakai tim, karena jersey mereka saat ini tidak mengekspresikan "vitalitas negara", menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah FuLIA dari Universitas Federal Minas, Gerais.
Sampai saat itu, seragam Brasil merupakan perpaduan antara putih dan biru.
Perlombaan desain jersey pun diluncurkan oleh surat kabar, Correio da Manha, dan persyaratan warna jersey yang harus digunakan: kuning, hijau, biru dan putih, warna bendera.
Pada akhirnya, pemenangnya adalah kaos yang warnanya kuning kenari. Maka, Canarinha yang diterjemahkan menjadi burung kenari menjadi julukan yang dianugerahkan kepada timnas Brasil.
Berita Terkait
-
Intip Pesona Gadis Samba, WAGs Brasil di Piala Dunia 2022: Ada Dokter dan Ahli Nuklir Bertubuh Aduhai
-
Portugal vs Ghana, Fans Black Stars Doakan Ronaldo Mandul: Tidak Ada "SUII" Hari Ini!
-
Ada Yang Patah Tulang Rahang di Pekan Pertama Piala Dunia 2022, Apa Aja Sih Jenis Cedera Sepakbola Paling Umum?
-
Nonton Piala Dunia Langsung di Qatar, Jangan Lupa Bawa Buah Tangan Ini
-
Siap Nonton Piala Dunia Portugal vs Ghana, Bukan Jersey, Rafathar Belikan Raffi Ahmad Celana Dalam Merek CR7
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Obrolan Kamar Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho yang Bangkitkan Semangat Juang Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC