- Timnas Iran sedang menjalani pemusatan latihan di Turki karena terkendala masalah visa masuk ke Amerika Serikat.
- Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat sengaja menghalangi partisipasi mereka dalam ajang Piala Dunia mendatang tersebut.
- Persiapan tim terganggu akibat pembatalan berbagai agenda pertandingan serta pengunduran diri asisten pelatih asal Italia.
Suara.com - Timnas Iran resmi bertolak ke Turki untuk menjalani pemusatan latihan jelang Piala Dunia 2026.
Namun persiapan Team Melli dibayangi masalah besar setelah seluruh pemain dan staf pelatih belum mendapatkan visa masuk ke Amerika Serikat.
Situasi tersebut memicu ketegangan baru antara Iran dan Amerika Serikat di tengah memanasnya hubungan politik kedua negara.
Pemerintah Iran bahkan menuding Washington sengaja menghalangi partisipasi mereka di Piala Dunia.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyebut penolakan visa bagi anggota tim nasional sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.
Baghaei menilai langkah tersebut melanggar prinsip olahraga internasional.
“Penolakan visa untuk beberapa anggota tim nasional tidak bisa diterima dan merupakan sebuah pelanggaran,” kata Baghaei dilansir dari Euronews.
Federasi Sepak Bola Iran mengungkapkan hingga kini belum ada satu pun visa yang diterbitkan untuk pemain maupun staf pelatih.
Ketua federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, mengaku pihaknya belum menerima kejelasan apa pun dari otoritas Amerika Serikat.
Baca Juga: Doa Jahat Warga AS untuk Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Datang Kalah Lalu Gak Pulang
“Kami belum menerima informasi siapa saja yang disetujui visanya. Sampai sekarang belum ada visa yang diterbitkan,” ujar Mehdi Taj kepada kantor berita IRNA.
Di tengah ketidakpastian itu, Iran tetap melanjutkan agenda pemusatan latihan di Antalya, Turki.
Tim asuhan Amir Ghalenoei dijadwalkan menjalani dua laga uji coba, termasuk menghadapi Gambia pada 29 Mei.
Iran juga berencana memainkan laga persahabatan melawan klub Turki serta Puerto Rico di Tucson, Arizona, jika visa Amerika Serikat akhirnya disetujui.
Namun masalah Iran tidak berhenti di urusan visa.
Persiapan mereka menuju Piala Dunia disebut jauh dari ideal setelah banyak agenda pertandingan batal akibat konflik yang pecah sejak Februari lalu.
Asisten pelatih asal Italia bahkan dilaporkan memutus kontrak secara sepihak. Sementara laga latihan terakhir Iran hanya berupa pertandingan internal di Stadion Azadi, Teheran.
Berita Terkait
-
Doa Jahat Warga AS untuk Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Datang Kalah Lalu Gak Pulang
-
Saya Belum Berani Sentuh Bola! Lamine Yamal Bikin Spanyol Panik Jelang Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Sesumbar Brasil Juara Piala Dunia 2026: Tapi Tim Ini Siap Taklukkan Dunia!
-
Scaloni Putar Otak! Argentina Dihantam Badai Cedera Jelang Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Ambil Risiko Besar Bawa Neymar! Daftar Lengkap Skuat Brasil di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026