Suara.com - Pelatih timnas Denmark Kasper Hjulmand mengatakan timnya sudah menyiapkan rencana untuk menghentikan Kylian Mbappe ketika laga Grup D Piala Dunia kontra Prancis di Stadion 974, Doha, Qatar, Sabtu (26/11/2022) malam.
Dikutip Antara dari situs resmi FIFA, Sabtu, Hjulmand mengatakan merupakan hal wajar untuk menaruh perhatian khusus kepada Mbappe, namun itu tidak akan membuat anak asuhnya gentar.
"Kami memiliki rencana untuk menghentikan dia. Di Parken (Denmark menang 2-0 atas Prancis, September lalu) kami memiliki rencana bagus, sebuah struktur bagus," ujar Hjulmand.
"Dia memiliki dua atau tiga kesempatan dan tidak peduli rencana apa yang kamu miliki menghadapi pemain top, kamu tidak tidak dapat menahannya," katanya melanjutkan.
Pelatih asal Denmark itu menjelaskan, mereka telah melakukan banyak analisis untuk mencoba meminimalisir pengaruh yang akan diberikan Mbappe pada laga nanti.
Hjulmand menegaskan, timnya siap untuk menghentikan Mbappe menampilkan bakat dan kualitas serta merta menguji kemampuan Prancis yang pernah beberapa kali mereka hadapi di berbagai turnamen.
"Tapi kami tahu jika kami menampilkan yang terbaik, kami memiliki peluang untuk mendapatkan hasil yang bagus. Untuk dapat melakukan itu, kami harus mengambil langkah maju yang besar dalam kualitas sejak pertandingan pertama," Jelasnya.
Pada pertandingan ini, Denmark berambisi untuk mendapatkan kemenangan perdana mereka di gelaran Piala Dunia 2022 setelah pada laga pertama bermain imbang 0-0 kontra Tunisia.
Saat ini Denmark menghuni peringkat ketiga klasemen sementara Grup D Piala Dunia 2022 dengan torehan 1 poin, berselisih dua poin dari Prancis di posisi pertama.
Baca Juga: Sudahi Euforia Kemenangan atas Argentina, Pelatih Arab Saudi Fokus Hadapi Polandia
Berita Terkait
-
Prediksi Prancis vs Denmark di Grup D Piala Dunia 2022: Misi Les Blues Lolos ke 16 Besar
-
Hasil Piala Dunia 2022: Buntu di Al Bayt Stadium, Inggris dan Amerika Serikat Berbagi Poin
-
Inggris vs AS: Kisah Tiga Singa Dikalahkan Tukang Pos dan Pencuci Piring di Piala Dunia 1950
-
Dampak Buruk Jika Denmark, Jerman, dan Inggris Keluar dari FIFA
-
Hasil Piala Dunia 2022: Dibuat Frustrasi, Denmark Harus Puas Berbagi Poin dengan Tunisia di Laga Perdana
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia