Suara.com - Liga Utama Rusia rusuh hingga puluhan orang baku pukul di lapangan hijau. Kejadian itu membuat publik Rusia miris.
Kerusuhan itu terjadi saat pertandingan antara Zenit St Petersburg dan Spartak Moscow.
Dikutip dari Daily Mail, kericuhan itu digambarkan penuh kekerasan. Mulai dari pukulan, tendangan, dan hingga mereka bergulat saling lempar badan.
Awalnya hanya beberapa pemain berkelahi. Namun semua tim di pinggir lapangan berangsek masuk hingga kericuhan pun tak terelakan.
Wasit mencoba untuk melerai mereka. Karena perkelahian sudah di luar kendali.
Enam kartu merah dikeluarkan wasit. Tiga untuk masing-masing pihak.
Perkelahiran berhenti setelah 3 menit aksi gulat terjadi di lapangan.
Liga Sepak Bola Rusia memang tidak dihentikan meski Piala Dunia 2022 bergulir. Sebab Rusia dilarang berkompetisi karena dapat saksi dari FIFA dan UEFA karena perang dengan Ukraina.
Fans klub sepak bola Rusia di media sosial benar-benar tercengang dan malu.
Baca Juga: Kapten Arab Saudi Salman Al Faraj Tinggalkan Piala Dunia 2022 karena Cedera Parah
"Benar-benar gila ini," tweet seorang penggemar.
"Sepakbola utama Rusia! Orang-orang itu gila."
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah