Kebobolan membuat Uruguay merespons dengan lebih gencar melakukan serangan. Pada menit ke-60, Darwin Nunez melakukan determinasi untuk merangsek ke daerah pertahanan Portugal sebelum melepaskan tembakkan jarak jauh dari luar kotak penalti yang masih mudah dijinakkan kiper Diogo Costa.
Uruguay terus melancarkan serangan setelah itu, khususnya melalui sayap kanan yang diisi Guillermo Varela, Federico Valverde dan Darwin Nunez. Tapi La Celeste masih kesulitan untuk menciptakan peluang bersih.
Uruguay hampir mencetak gol pada menit ke-75. Pergerakan Facundo Pellistri di depan kotak penalti mampu mengobrak-abrik pertahanan Portugal.
Dia kemudian melepaskan umpan pendek ke Maxi Gomes, pemain yang baru dimasukan pelatih Diego Alonso untuk menggantikan Darwin Nunez.
Gomes kemudian melepaskan tembakkan first time dari luar kotak penalti. Meski mampu melewati kiper Diogo Costa, bola pada akhirnya cuma membentur tiang kanan gawang.
Tiga menit berselang, Uruguay kembali membuat ancaman. Umpan tendangan bebas Giorgian de Arrascaeta yang mengarah ke Luis Suarez disambut tembakkan keras oleh eks striker Liverpool itu. Tapi bola cuma menyamping di sisi kiri gawang.
Uruguay kembali meneror gawang Portugal satu menit setelahnya. De Arrascaeta lagi-lagi menjadi ancaman serius bagi pertahanan tim asuhan Fernando Santos.
Dia menerima sebuah operan diagonal untuk kemudian melaju ke dalam kotak penalti dan melepaksan tembakan ke arah tengah gawang. Diogo Costa berada di posisi yang bagus dan masih mampu melakukan penyelamatan.
Serangan bertubi-tubi La Caleste membuat Fernando Santos terpaksa mengubah susunan pemainnya.
Baca Juga: Hasil Brasil vs Swiss: Tendangan Geledek Casemiro Bawa Selecao ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
Dua penyerang Joao Felix dan Cristiano Ronaldo ditarik keluar untuk digantikan para pemain dengan tipe yang lebih bertahan yakni Matheus Nunes dan Goncalo Ramos. Sementara gelandang jangkar William Carvalho digantikan Joao Palhinha.
Perubahan itu mampu meredam serangan-serangan Uruguay yang sebelumnya sangat berbahaya khususnya di sisi kiri pertahanan Selecao das Quinas.
Asyik menyerang membuat Uruguay justru kecolongan. Pada menit ke-90, wasit memberikan Portugal hadiah penalti setelah Jose Maria Gimenez dianggap melakukan handball di kotak terlarang.
Handball terjadi setelah sang pemain bertahan menyentuh bola saat gelandang Portugal Bruno Fernandes melewatinya dengan teknik nutmeg--menempatkan bola di antara kedua kaki lawan.
Fernandes selaku algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Gelandang serang Manchester United dengan tenang melepaskan tembakkan datar ke sisi kiri gawang yang membuat kiper Sergio Rochet terkecoh.
Unggul 2-0 membuat Portugal tampil lebih lepas. Bruno Fernandes benar-benar jadi momok untuk pertahanan Portugal di mana sang pemain berkali-kali hampir mencetak gol di menit-menit akhir.
Tag
Berita Terkait
-
Portugal vs Uruguay, Fernando Santos Pastikan Cristiano Ronaldo Cs Siap Tempur
-
Prediksi Portugal vs Uruguay di Grup H Piala Dunia 2022: Ujian Berat La Celeste
-
Patah Tulang Rusuk, Danilo Pereira Absen di Laga Portugal vs Uruguay
-
Momen Hangat Ronaldo Teraktir Skuad Timnas Portugal di Sela Piala Dunia 2022 Doha, Lupakan Masalah Manchester United
-
Ditawari Kontrak Gila oleh Klub Arab, Cristiano Ronaldo Traktir Skuat Portugal di Restoran Mewah
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Alasan John Herdman Anggap Tekanan Suporter Fanatik Timnas Indonesia Sebagai Hadiah Spesial
-
John Herdman Fokus Evaluasi Skuad dan Diskusi Khusus Bersama Kapten Jay Idzes
-
John Herdman Pantau BRI Super League Demi Temukan Bakat Lokal Baru Untuk Timnas Indonesia
-
Liam Rosenior Berencana Pulihkan Status Dua Pemain yang Diasingkan Enzo Maresca
-
Manchester City Sikat Newcastle United 2-0, Pep Guardiola Malah Murka Gegara Ini
-
Kabar Buruk Datang dari Prancis: Calvin Verdonk Dinilai Mengecewakan, Lille Cari Pengganti
-
Pemain Everton Bisa Gagalkan Peluang Dean James Direkrut Ajax Amsterdam
-
John Herdman Datang, Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Makin Gacor di Bundesliga
-
Klarifikasi Jude Bellingham Soal Rumor Konflik Dengan Xabi Alonso Usai Pemecatan Pelatih Real Madrid
-
Kakang Rudianto Mau Pertahankan Posisi Puncak Klasemen Persib Bandung Demi Ambisi Juara 3 Kali