Bola / Liga Spanyol
Rabu, 14 Januari 2026 | 08:56 WIB
Jude Bellingham (Real Madrid)
Baca 10 detik
  • Jude Bellingham membantah keras isu konflik internal dengan mantan pelatih Madrid, Xabi Alonso.

  • Xabi Alonso dipecat setelah Real Madrid kalah di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona.

  • Bellingham memberikan penghormatan terakhir kepada Alonso sambil mengecam penyebar berita bohong demi sensasi.

Suara.com - Gelandang andalan Real Madrid, Jude Bellingham, akhirnya memberikan pernyataan resmi untuk menyanggah segala rumor negatif yang beredar.

Pemain berkebangsaan Inggris tersebut merasa perlu meluruskan berita bohong mengenai hubungannya dengan mantan pelatih, Xabi Alonso.

Melalui unggahan terbarunya, ia mengecam spekulasi yang menyebutkan adanya friksi internal sebelum sang pelatih meninggalkan kursi jabatan.

Bellingham merasa narasi yang dibangun oleh pihak tertentu sangat merugikan integritas profesionalitasnya di dalam lapangan hijau.

Situasi ini memuncak setelah Xabi Alonso resmi didepak dari posisinya sebagai juru taktik Los Blancos.

Bellingham mengungkapkan rasa muaknya terhadap pemberitaan yang dianggapnya hanya sekadar mencari sensasi tanpa dasar fakta.

Ia menegaskan bahwa selama ini dirinya mencoba bersabar menghadapi berbagai serangan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Sampai sekarang saya sudah terlalu sering membiarkan hal-hal seperti ini berlalu, dengan harapan kebenaran akan muncul pada waktunya. Namun, jujur saja… ini omong kosong,” kata Bellingham dalam pernyataannya yang dikutip Fabrizio Romano pada Rabu.

Pemain bernomor punggung lima tersebut merasa banyak pihak yang sengaja memanfaatkan momentum untuk menciptakan kegaduhan.

Baca Juga: Dipecat Real Madrid, Xabi Alonso Buka Suara: Pergi dengan Kepala Tegak

Ia menyayangkan banyaknya penggemar sepak bola yang justru mempercayai berita dari sumber-sumber yang tidak kredibel.

Kritik tajam diarahkan Bellingham kepada oknum media atau akun media sosial yang gemar memproduksi misinformasi.

Bagi Bellingham, perilaku menyebarkan kabar burung demi mendapatkan klik adalah tindakan yang sangat tidak terpuji dan jahat.

“Saya benar-benar merasa kasihan kepada orang-orang yang percaya pada setiap kata dari para badut dan ‘sumber’ mereka. Jangan percaya semua yang kalian baca. Sesekali mereka perlu dimintai pertanggungjawaban karena menyebarkan misinformasi yang merugikan demi klik dan sensasi,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya bagi publik untuk melakukan verifikasi informasi sebelum mengambil kesimpulan mengenai kondisi klub.

Ketegangan di media sosial memang meningkat drastis seiring dengan hasil buruk yang menimpa raksasa Spanyol tersebut.

Load More