Suara.com - Babak 16 besar Piala Dunia 2022 akan menghadirkan laga Brasil vs Korea Selatan. Pelatih Timnas Korea Selatan, Paulo Bento ogah sesumbar timnya bisa menyingkirkan juara dunia lima kali, Timnas Brasil di fase gugur ini.
Partai Brasil vs Korea Selatan akan tersaji di Stadion 974, Doha pada Selasa (6/12/2022) dini hari WIB nanti. Pemenang laga ini akan berjumpa pemenang dari laga Jepang vs Kroasia.
Brasil di atas kertas jelas jadi unggulan di laga nanti. Akan tetapi, Piala Dunia 2022 ini penuh kejutan dan tentu kans Korea Selatan masih ada untuk melenggang ke perempat final.
Akan tetapi, Paulo Bento menatap laga ini dengan realistis. Menurutnya, Brasil diuntungkan karena waktu istirahat lebih lama dan bisa merotasi pemain di laga terakhir babak grup karena sudah dipastikan lolos).
"Saya ini orang yang realistis. Brasil punya waktu istirahat lebih banyak, mereka juga bisa merotasi pemain yang mana kami tidak bisa melakukannya, dan waktu-waktu pertandingannya mepet. Tim cuma berlatih sekali setelah laga lawan Portugal," ucap Paulo Bento dilansir dari Sky Sports, Senin.
"Sulit untuk bermain melawan Brasil, salah satu tim yang paling mungkin memenangkan Piala Dunia, mereka punya mental juara dengan koleksi lima gelar. Tugas kami akan sangat sulit tetapi kami tidak akan menyerah," tegas pelatih asal Portugal itu.
Paulo Bento menutup, Korea Selatan pantang kibarkan bendera putih. Mereka akan tampil mati-matian, meski tidak diunggulkan.
"Nanti adalah peluang terakhir kami. Kami akan berjuang sampai peluit terakhir dibunyikan," tukas eks pemain Timnas Portugal itu.
Baca Juga: Brasil vs Korea Selatan: Skenario Pertandingan, Deretan Fakta Menarik, Link Live Streaming
Berita Terkait
-
Oscar Menyerah Usai Alami Masalah Jantung, Eks Chelsea Itu Putuskan Gantung Sepatu
-
Carlo Ancelotti Siapkan Kartu AS Brasil di Piala Dunia 2026, Vinicius Jr Tersisih?
-
Ronny Pasla Meninggal Dunia: Mengenang Kiper Indonesia yang Pernah Menepis Penalti Pele
-
Pencetak Gol Terbanyak Brasil Estevao Willian Kecewa Hasil Imbang Uji Coba Internasional Terakhir
-
Brasil Sulit Tembus Pertahanan Tunisia, Ancelotti Ungkap Tantangan Serius Laga Persahabatan
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
Terkini
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar
-
Segini Biaya Transfer Ajax Amsterdam untuk Datangkan Maarten Paes dari FC Dallas
-
Alur Kepindahan dan Jadwal Tes Medis Maarten Paes di Ajax Amsterdam: Hampir Gabung ke Feyenoord
-
Intip Latihan Persija Jakarta, John Herdman Beberkan Alasannya
-
Maarten Paes Dikontrak 3,5 Tahun Ajax Amsterdam
-
Di Balik Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam, Ada Restu Denny Landzaat dan Jordi Cruyff
-
Maarten Paes Tolak Feyenoord Pilih Ajax, Peran Jordi Cruyff dan Denny Landzaat Jadi Kunci
-
PSSI Ancam Tambah Regulasi Sanksi di Liga 4 Buntut Aksi Brutal Pemain
-
Bakal Bela Ajax Amsterdam, Maarten Paes Cuma Jadi Kiper Pilihan Ketiga?
-
Maarten Paes Selangkah Lagi ke Ajax Dikontrak 3,5 Tahun Ditebus Cuma Rp19,8 Miliar