Suara.com - Pelatih Timnas Swiss Murat Yakin sadar lawannya di babak 16 besar ini merupakan tim besar, Portugal. Namun dia yakin bisa menang dan cetak sejarah lolos babak 8 besar Piala Dunia 2022.
Dia menilai Swiss memiliki peluang untuk mencapai delapan besar Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1954.
Swiss belum pernah mencapai perempat final Piala Dunia sejak mereka menjadi tuan rumah 68 tahun lalu, meskipun tidak ada babak 16 besar di era itu.
Sementara, Swiss tersingkir di babak sistem gugur pertama di masing-masing dari dua Piala Dunia terakhir. Tetapi Yakin laga melawan Portugal harus menjadi motivasi yang cukup untuk timnya.
"Kami sadar bahwa kami akan memasuki pertandingan dengan tim yang dipersiapkan dengan baik, yang matang," katanya, dikutip dari France24.
“Mampu menulis sejarah tidak akan menentukan bagi kami. Kami tahu lawan kami dan telah menunjukkan bahwa kami bisa mengalahkan mereka. Kemudian mungkin kami bisa membahas sejarah.
Yakin mengatakan Skuad Swiss saat lagi ON. Karena beberapa pemain yang absen karena cedera sudah kembali.
"Kami siap. Kami memiliki skuat yang lengkap, para pemain yang absen sudah kembali. Kami menantikan pertandingan ini. Ini adalah kesempatan bagus untuk terus menulis sejarah," kata dia.
Dalam statistik pertandingan, Swiss mengalahkan Portugal 1-0 di Jenewa di Nations League pada Juni 2022 lalu.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Jelang Duel Maroko vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2022
Berita Terkait
-
Bendung 3 Penalti Jepang, Ketenangan Dominik Livakovic Dipuji Habis Pelatih Kroasia, Layak Bela Klub Top Eropa
-
Rakyat Portugal Minta Ronaldo Jadi Cadangan, Fernando Santos: Saya Tentukan Kapten saat Sudah di Lapangan
-
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2022 Qatar, Lengkap dengan Bagan dan Link Live Streaming
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi