Suara.com - Timnas Brasil kandas di babak delapan besar Piala Dunia 2022 usai kalah adu penalti lawan Kroasia. Pelatih Brasil, Tite pun memilih meninggalkan kursi pelatih Selecao yang sudah didudukinya sejak 2016.
Brasil dipulangkan Kroasia di perempat final Piala Dunia 2022 karena kalah dalam adu penalti 2-4 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Stadion Education City, Qatar, Jumat (9/12/2022) tengah malam WIB.
Neymar membuka keunggulan untuk BraSil di perpanjangan waktu, tetapi Bruno Petkovic menyamakan kedudukan di menit ke-117 sebelum lanjut ke drama adu penalti.
Bagi Selecao --julukan Timnas Brasil, ini jadi kali kedua secara beruntun mereka kandas di perempat final Piala Dunia usai empat tahun lalu disingkirkan Belgia di Rusia. Tite juga jadi pelatih Brasil kala itu.
Berstatus salah satu favorit juara tahun ini, disingkirkan tim underdog macam Kroasia tentu sangat mengecewakan bagi Brasil. Tite pun memilih mundur.
Kabar ini dikonfirmasi sederet media ternama Brasil, termasuk juga jurnalis top Italia, Fabrizio Romano.
"Tite meninggalkan Brasil. Dia tidak lagi menjadi pelatih kepala Selecao usai kekalahan dari Kroasia. Sudah berakhir," tulis Romano di Twitter.
Tite sendiri juga mengonfirmasi hal ini usai laga kontra Kroasia.
"Seperti yang saya katakan, siklus saya sudah berakhir. Saya sudah katakan itu setengah tahun yang lalu, bahwa saya akan mundur setelah Piala Dunia 2022," tuturnya seperti dilansir Goal Intl, Sabtu (10/12/2022) dini hari WIB.
Baca Juga: Livakovic Jadi Hero, Kroasia Tembus Semifinal Piala Dunia Ikuti Jejak 1998 dan 2018
Tite menukangi Brasil sejak Juni 2016 silam. Pelatih kawakan berusia 61 tahun itu dipilih menggantikan Carlos Dunga usai kegagalan di ajang Copa America Centenario.
Meski gagal di Piala Dunia 2018, pada 2019 Tite sukses membawa Brasil menjadi juara di ajang Copa America. Ini merupakan gelar juara Copa America pertama Selecao sejak 2007 silam.
Besar harapan publik Brasil terhadap Tite untuk bisa mempersembahkan trofi juara dunia keenam bagi Brasil di Piala Dunia Qatar tahun ini. Namun, sang juru taktik gagal mewujudkan harapan tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Foto Carlo Ancelotti Dicium Tiga Wanita, Netizen: Definisi Menikmati Hidup di Usia Tua
-
Rekam Jejak Jefferson Carioca: Gelandang Timnas Brasil yang Direkrut Persis Solo
-
Oscar Menyerah Usai Alami Masalah Jantung, Eks Chelsea Itu Putuskan Gantung Sepatu
-
Carlo Ancelotti Siapkan Kartu AS Brasil di Piala Dunia 2026, Vinicius Jr Tersisih?
-
Ronny Pasla Meninggal Dunia: Mengenang Kiper Indonesia yang Pernah Menepis Penalti Pele
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Sandy Walsh Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite
-
Siapa Joey Van Beukering? Bek Keturunan Yogyakarta Berambisi Bela Timnas Indonesia
-
Persib Butuh 4 Gol, Federico Barba Tetap Yakin Bantai Ratchaburi
-
Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni
-
Kata-kata Shayne Pattynama Usai Kalah Bersaing dari Dony Tri Pamungkas di Persija
-
Prediksi Persib Bandung vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026: Hidup Mati di AFC Champions League 2
-
Mauro Zijlstra Kaget Dengan Gaya Bermain Super League, Kenapa?
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Syarat Persib Lolos Perempat Final ACL Two Usai Takluk di Markas Ratchaburi FC Thailand
-
Patrick Kluivert Mulai Babak Baru Usai Dipecat Timnas Indonesia