Suara.com - Timnas Argentina terancam kena sanksi FIFA dengan tuduhan ganggu pertandingan saat lawan Belana di perempat final Piala Dunia 2022. FIFA menyebut saksi itu sebagai kasus disipliner terhadap Argentina.
Badan pengatur sepak bola dunia FIFA menuliskan saksi itu terkait "ketertiban dan keamanan di pertandingan". Saksi itu ditujukan untuk FA Argentina.
Pemberian sanksi displiner itu dimulai saat para pemain pengganti dan pelatih Argentina masuk ke lapangan saat Belanda mencetak dua gol di akhir pertandingan.
Sehingga hasil seri itu memaksa perpanjangan waktu.
Pertarungan lebih memanas di lapangan setelah Argentina memenangkan adu penalti menyusul hasil imbang 2-2.
Lionel Messi termasuk di antara pemain yang mendapat kartu kuning selama atau setelah pertandingan. Termasuk pelatih dan asisten pelatih Argentina.
"Tuduhan pelanggaran tim karena mengumpulkan lima kartu kuning dalam satu pertandingan dan kasus disiplin dibuka terhadap Argentina dan Belanda," kata FIFA, dikutip dari ESPN.
Baik Belanda atau juga Argentina terancam kena denda hingga 16.000 dolar AS.
Namun Argentina kemungkinan akan mendapatkan denda yang lebih berat untuk tuduhan gangguan yang terpisah.
FIFA tidak memberikan jadwal keputusan, yang biasanya tidak dipublikasikan sebelum pertandingan tim berikutnya di Piala Dunia ini.
Argentina menghadapi Kroasia di semifinal pada hari Selasa (Rabu dini hari waktu Indonesia). Argentina mengincar kemenangan Piala Dunia pertama mereka sejak 1986.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar