Suara.com - Timnas Portugal kabarnya siap memulai era baru setelah kandas di perempat final Piala Dunia 2022. Portugal kabarnya siap mendepak Fernando Santos dari kursi pelatih dan menjadikan Jose Mourinho sebagai penggantinya.
Setelah juara Euro 2016 bersama Fernando Santos, prestasi Timnas Portugal dalam tiga turnamen terakhir memang bisa dibilang menukik.
Tim berjuluk Selecao das Quinas itu tersingkir pada babak 16 besar di Piala Dunia 2018 dan Euro 2020, serta yang teranyar kandas di perempat final Piala Dunia 2022 usai dipecundangi tim underdog Maroko.
Seperti dilansir CM Journal, Rabu (14/12/2022), PSSI-nya Portugal, FPF siap mendepak Santos meski kontrak pelatih gaek berusia 68 tahun itu sejatinya baru habis pasca Euro 2024 nanti.
Sebagai penggantinya, FPF konon sangat mendambakan sosok Jose Mourinho bisa menukangi Bruno Fernandes dan kawan-kawan ke depannya.
Kebetulan Mourinho, pelatih top asli Portugal yang telah memenangkan banyak gelar di level klub, sempat mengisyratkan ketertarikannya untuk menjajal skill manajerialnya di sepak bola internasional.
Bahkan. Portugal kabarnya siap memberikan privilege pada Mourinho untuk bisa bekerja double job. Jadi, pelatih berusia 59 tahun itu tak perlu melepas jabatannya di AS Roma saat ini.
Mourinho sendiri saat ini juga masih terikat kontrak sampai musim panas 2024 bersama klub Italia tersebut.
Berita Terkait
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
UEFA Jatuhi Sanksi ke Gianluca Prestianni usai Dugaan Rasis ke Vinicius Jr, Benfica Ajukan Banding
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Kondisi Mental Vinicius Jr Usai Umpatan Rasis yang Diucap Prestianni
-
Lilian Thuram Serang Jose Mourinho: Itu Pola Pikir Narsisme Kulih Putih!
-
Terbongkar! Jose Mourino Perintahkan Hal Ini ke Pemain Benfica Usai Insiden Rasisme
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama