Namun, hanya dua menit berselang, Maroko mampu membalas gol tersebut guna mengubah skor menjadi sama kuat 1-1 melalui sundulan Achraf Dari.
Bek yang menggantikan posisi kapten Romain Saiss ini tidak terkawal ketika menyambut umpan tendangan bebas Hakim Ziyech dari sisi kanan di mana bola tersebut sempat membentur kepala pemain lawan sebelum meluncur ke kotak penalti.
Pada menit ke-24, Kroasia memiliki peluang untuk kembali unggul. Luka Modric meliuk-liuk di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakkan kaki kiri tetapi masih mampu dibaca oleh Bounou.
Pada menit ke-33, giliran Maroko yang mendapat kesempatan mencetak gol. Sofiane Boufal melakukan aksi satu-dua dengan rekannya sebelum mendapat bola di dalam kotak penalti.
Namun, sebelum melepaskan tembakkan, dia langsung ditempel ketat bek Kroasia sehingga tembakkannya melenceng jauh dari gawang.
Hanya berselang empat menit Maroko kembali mendapat peluang. Umpan sepak pojok dari Hakim Ziyech disundul Youssef En Nesyri tetapi bola masih meluncur tipis ke sisi kanan gawang.
Memasuki menit ke-42, Kroasia berhasil merestorasi keunggulan melalui Mislav Orsic lewat tembakkan keras dari jarak menengah.
Bola tembakkan Orsic lebih dulu memantul sehingga kiper Maroko terkejut dan gagal mengantisipasi. Skor 2-1 untuk keunggulan Kroasia pun bertahan di babak pertama.
Di babak kedua, Kroasia masih tetap menjadi tim yang tampil dominan dalam penguasan bola dan bahkan hampir menambah jumlah gol pada menit ke-47.
Ivan Perisic menyambung operan pada Mislav Orsic yang kemudian menembak dari batas kotak penalti dan berakhir melenceng tipis dari tiang kiri gawang.
Perjuangan Maroko untuk mengejar ketertinggalan kian sulit setelah dua bek tengah mereka Achraf Dari dan Jawad El Yamiq mengalami cedera. Situasi itu memaksa gelandang Sofyn Amrabat mundur untuk mengisi pos yang ditinggalkan nama kedua.
Singa Atlas yang tertinggal satu gol berinisiatif tampil menyerang. Mereka terus menekan pertahanan Kroasia hingga menit ke-80 tetapi kesulitan menciptakan peluang. Pada akhirnya, skor 2-1 untuk keunggulan Kroasia pun bertahan hingga bubaran.
Susunan Pemain Kroasia vs Maroko
Kroasia (3-5-2): Dominik Livakovic; Josip Stanisic, Josip Sutalo, Josko Gvardiol; Mislav Orsic (Kristijan Jakic, 90+5'), Lovro Majer (Mario Pasalic, 66'), Luka Modric, Mateo Kovacic, Ivan Perisic; Marko Livaja (Bruno Petkovic, 66'), Andrej Kramaric (Nikola Vlasic, 61').
Pelatih: Zlatko Dalic
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Kroasia vs Maroko: Banjir Peluang, Vatreni Unggul 2-1 di Babak Pertama
-
Susunan Pemain Kroasia vs Maroko di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2022
-
Timnas Prancis Ingin Bungkam Mulut Pedukung Argentina di Final Piala Dunia 2022
-
Luka Modric Diambang Samai Rekor Maha Sulit Jelang Kroasia vs Maroko di Piala Dunia 2022 Malam Ini
-
Kroasia vs Maroko, Singa Atlas Bisa Pecahkan Rekor Langka di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2022
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman