Suara.com - Timnas Prancis selaku juara bertahan tidak mendapat lebih banyak dukungan di banding Argentina jelang final Piala Dunia 2022 Qatar.
Les Bleus pun bertekad untuk "membungkam" pendukung Argentina demi merengkuh gelar juara Piala Dunia beruntun alias back-to-back menyamai Italia dan Brasil.
Argentina boleh jadi mendapat dukungan dari mayoritas para penonton netral ketika Lionel Messi mengincar gelar juara pertamanya pada Piala Dunia dan kemungkinan menjalani laga terakhirnya di turnamen pada usia 35 tahun.
Dilansir dari Antara, Sabtu (17/12/2022), tim Amerika Selatan itu juga akan menyaksikan lebih banyak suporter di Stadion Lusail, di mana lebih dari 40.000 orang akan tiba di Doha untuk kesempatan itu, di saat fan Prancis berkisar 6.000 orang.
"Saya paham betul bahwa Argentina akan memiliki banyak fan yang mendukung mereka," kata pelatih Didier Deschamps, yang berharap menjadi pelatih pertama yang memenangi dua Piala Dunia secara beruntun sejak Vittorio Pozzo asal Italia pada 1930-an.
"Saya menunggu atmosfer pesta yang dibawa orang-orang Argentina yang sangat bersemangat dan akan mendukung tim mereka.
"Mereka senang bernyanyi dan sangat ekspresif. Itu bagus, lagi pula ini adalah final Piala Dunia, tapi lawan kami tidak berada di tribun," kata Deschamps dikutip AFP.
Prancis memiliki peluang untuk mempertahankan trofi Piala Dunia seperti yang dilakukan Brazil pada 1962. Les Blues dan Albiceleste sama-sama mengincar trofi ketiga mereka, yang mana kemenangan terakhir Argentina didapat pada 1986.
Kapten Prancis Hugo Lloris mengatakan timnya tidak akan terpaku kepada Messi, karena pelatih Argentina Lionel Scaloni telah membangun tim yang solid di sekeliling sang megabintang.
Baca Juga: Menilik Garis Keturunan Rafael Struick, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia U-20
"Kami datang ke kompetisi ini untuk tampil sejauh mungkin. Banyak orang tidak yakin kepada kami tapi kami di sini kembali ke final lagi," kata Lloris, yang menyaksikan sejumlah pemain bintang Prancis absen di Qatar karena cedera.
"Kami tahu apa yang Messi wakili dalam sejarah olahraga kami tapi ini adalah pertandingan antara Prancis dan Argentina. Kami akan melakukan segalanya untuk memenangi pertarungan terakhir ini."
Prancis mengalahkan Argentina dengan skor 4-3 pada babak 16 besar ketika menuju gelar juara Piala Dunia 2018.
Akan tetapi, Messi adalah salah satu pemain kunci Argentina yang tampil pada laga di kota Kazan, Rusia hari itu. Ia akan tampil lagi pada pertandingan puncak pada Minggu nanti.
"Saya rasa mereka memiliki tujuh pemain yang ada di sana pada 2018 jadi ini bukan tim yang sama. Itu juga pada 16 besar, jadi tidak ada faedahnya membanding-bandingkan," kata Deschamps.
Duel Argentina vs Prancis di final Piala Dunia 2022 Qatar dijadwalkan berlangsung pada Minggu (18/12/2022) pukul 22.00 WIB di Stadion Lusail.
Tag
Berita Terkait
-
Luka Modric Diambang Samai Rekor Maha Sulit Jelang Kroasia vs Maroko di Piala Dunia 2022 Malam Ini
-
Kroasia vs Maroko, Singa Atlas Bisa Pecahkan Rekor Langka di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2022
-
Bambang Pamungkas Cetak Gol Berkelas di Acara FIFA Legend Piala Dunia 2022 Qatar
-
Perjalanan Argentina dan Prancis ke Final Piala Dunia 2022, Siapa Layak Juara?
-
Lionel Messi Menangis di Ruang Ganti, Mengenang Debut Kacau La Pulga Bareng Argentina Jelang Final Piala Dunia 2022
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Gagal Juara Usai Kalah Head to Head dengan Persib, Kiper Borneo FC Tetap Bangga
-
Keajaiban Como 1907: Tim Berisi Remaja yang Dibawa Fabregas ke Liga Champions
-
Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?
-
Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool
-
Liverpool Terlempar dari Empat Besar, Arne Slot Kambinghitamkan Badai Cedera
-
Egy Maulana Vikri Kecewa Dengan Penampilannya Musim Ini, Kenapa?
-
Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026
-
11 Pemain Premier League Tidak Masuk Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head
-
Antusiasme Dukungan Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala