Suara.com - Timnas Indonesia dirundung kesulitan jelang lawan Thailand di laga lanjutan Grup A Piala AFF 2022. Kedua tim sama-sama mempunyai sedikit waktu persiapan, dan itu lah masalahnya.
Hal itu diceritakan Shin Tae-yong, Pelatih Timnas Indonesia.
STY mengungkapkan kesulitan mengatur jadwal latihan karena padatnya pertandingan.
Sebab setiap tim harus berpindah tempat dalam waktu tiga hari.
"Kami main tiga hari sekali, jadi sangat penting menjaga kondisi pemain, Thailand juga sama, setelah laga kandang, datang ke Jakarta, begitu juga kami habis laga di Malaysia (lawan Brunei) datang ke Indonesia," terang Shin Tae-yong dalam konferensi pers jelang laga.
Timnas Indonesia tiba di Tanah Air setelah menjalani laga melawan Brunei Darussalam di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (26/12) dengan menggunakan pesawat carter.
Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi pemain mengingat jadwal Grup A Piala AFF sangat ketat.
Pratama Arhan dan kawan-kawan bahkan langsung menjalani latihan demi menjaga performa.
Terlebih lawan yang bakal dihadapi pada laga ketiga ini bukan tim sembarangan.
Baca Juga: Indonesia vs Thailand: Janji Shin Tae-yong Perbaiki Hasil Garuda saat Hadapi Tim Gajah Perang
Thailand datang ke Indonesia dengan predikat pemuncak klasemen Grup A.
Bisa dipastikan pelatih asal Korea Selatan itu menurunkan formasi terbaik saat melawan Thailand mengingat saat melawan Brunei banyak pemain yang diistirahatkan atau tetap dimainkan meski tidak selama pertandingan berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan