Suara.com - Netizen Indonesia kutuk penyerangan bus Timnas Thailand di GBK atau lingkungan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Bahkan secara pribadi ada yang minta maaf.
Sementara pelaku penyerangan belum diketahui.
Dikutip dari Bolatimes, penyerangan itu terjadi jelang laga lanjutan Grup A Piala AFF 2022, Kamis sore.
Para netizen Indonesia mengomentari Twitter @TL_Central yang mengungkapkan aksi pengrusakan itu.
"Malu oy, Ayolah suporter, psywar gak gini juga kali," cuit @Ahm***.
"Sorry bro, mereka itu fans Kampungan," beber @gary***.
Saya pribadi minta maaf yang mendalam untuk thailand,dikarenakan prilaku memalukan tersebut," celetuk @padi****.
Dalam unggahan Twitter @TL_Central.
"Bus Thailand diserang jelang melawan Timnas Indonesia," tulis @TL_Central.
Baca Juga: Timnas Thailand Soroti Suporter di GBK: Bertanding di Indonesia Tak Pernah Mudah
Video dan foto akibat penyerangan itu telah tersebar di media sosial.
Di sana menunjukkan bus yang ditumpangi pemain Thailand rusak di bagian kacanya.
Babak 1 Indonesia vs Thailand di Piala AFF 2022 sudah mulai. Pada laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Anda bisa menonton laga ini di link live streaming di RCTI+.
Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong menurunkan bek tengah naturalisasi Jordi Amat hingga Egy Maulana pada laga lanjutan Grup A Piala AFF 2022 kontra Thailand, Kamis.
Jordi bertandem dengan Fachruddin Aryanto, yang juga menjabat ban kapten, dan didampingi dua bek sayap Pratama Arhan serta Asnawi Mangkualam.
Persis di depan mereka, ada duo gelandang Marc Klok serta Rachmat Irianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia