Suara.com - Timnas Indonesia memang gagal meraih kemenangan ketika menjamu Vietnam dalam pertandingan leg pertama Semifinal Piala AFF 2022. Namun, setidaknya tiga pemain skuad Garuda ini menunjukkan penampilan apik di laga tersebut. Siapa saja mereka?
Timnas Indonesia harus menerima kenyataan bermain imbang kontra Vietnam di leg pertama semifinal Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (6/1).
Bertanding di hadapan pendukungnya sendiri, skuad Garuda yang tampil dengan kekuatan penuhnya gagal mencetak satu gol pun ke gawang lawan.
Senada dengan Timnas Indonesia, Vietnam pun juga tak mampu berbuat banyak dan hanya sesekali mengancam pertahanan tuan rumah.
Hasil seri ini pun menjadi catatan minor bagi Timnas Indonesia. Sebab sepanjang pertandingan, skuad Garuda menjadi tim yang lebih banyak menciptakan peluang ketimbang Vietnam.
Meski kalah penguasaan bola, skuad arahan Shin Tae-yong menjadi tim yang lebih banyak melepaskan tembakan dengan 8 tembakan dengan 2 tembakan tepat sasaran ketimbang Vietnam.
Terlepas dari hasil minor ini, setidaknya ada hal positif yang bisa diambil. Hal ini tak lepas dari ciamiknya penampilan beberapa pemain Timnas Indonesia.
Setidaknya ada tiga pemain Timnas Indonesia yang mampu tampil cantik di leg pertama semifinal Piala AFF 2022 kontra Vietnam dan mengundang decak kagum para suporter. Siapa saja mereka?
1. Marselino Ferdinan
Marselino Ferdinan menjadi pemain terbaik dari kubu Timnas Indonesia di leg pertama semifinal Piala AFF 2022 kontra Vietnam, meski berstatus pemain termuda di Starting Line Up.
Remaja yang baru berusia 18 tahun ini mampu menjawab kepercayaan Shin Tae-yong dengan permainan ngotot dan umpan-umpan terukurnya.
Pressing dan akurasi operan Marselino sendiri mampu membuat ketar-ketir lini pertahanan Vietnam, meski dirinya sempat menyia-nyiakan peluang saat situasi 1vs1 dengan kiper lawan.
2. Marc Klok
Tak ada yang meragukan kapasitas dari seorang Marc Klok. Pemain naturalisasi ini kembali menunjukkan kelasnya sebagai jenderal lapangan di laga kontra Vietnam.
Berperan sebagai Deep Lying Playmaker, pemain berusia 29 tahun ini mampu mengontrol permainan Timnas Indonesia dengan baik dari lini belakang.
Tag
Berita Terkait
-
Rekor Timnas Indonesia di Stadion My Dinh, Optimis Lolos ke Final Piala AFF 2022?
-
Timnas Indonesia Gagal Bungkam Vietnam, Park Hang-seo Langsung Tebar Psywar ke Shin Tae-yong
-
Tahan Imbang Timnas Indonesia di SUGBK, Pelatih Vietnam Park Hang-seo Tersenyum Lebar
-
Ngomel Terus, Reaksi Park Hang-seo di Laga Timnas Indonesia vs Vietnam Jadi Sorotan
-
Ditahan Imbang 0-0, Puasa Kemenangan Timnas Indonesia atas Vietnam Berlanjut
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam
-
Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran
-
Status WNI Dean James Jadi Skandal, KNVB: Ini Kasus yang Rumit, Mohon Bersabar
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool