Suara.com - Mengenang curahan hati pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang ternyata dulunya nyaris melatih rival timnya saat ini, yakni Thailand.
Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong memangku jabatan sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia senior dan kelompok umur sejak ditunjuk PSSI pada akhir tahun 2019 lalu.
Saat itu, pelatih berusia 52 tahun ini menolak tawaran yang datang dari berbagai pihak, seperti klub-klub China, meski mendapat tawaran besar dari apa yang didapatnya bersama Timnas Indonesia.
Selain klub-klub China, tak disangka eks pelatih Timnas Korea Selatan itu juga mendapat tawaran dari rival Indonesia, yakni Thailand.
Hal tersebut terjadi sebelum Shin Tae-yong berlabuh di Indonesia. Kala itu, Thailand tengah mencari pelatih baru pasca memecat Milovan Rajevac pada Januari 2019.
Usai pemecatan itu, FA Thailand pun mulai mencari pengganti sepadan. Dua sosok pun masuk dalam radar tim Gajah Perang kala itu.
Keduanya yakni Shin Tae-yong dan Akira Nishino dari Jepang. Dari dua sosok tersebut, Thailand pun menjatuhkan pilihan pada nama terakhir.
Meski batal menukangi Thailand, Shin Tae-yong pun sudah tertarik dengan sepak bola Asia Tenggara, dan mulai mempelajari perkembangan sepak bola di ASEAN.
“Mulanya saya minat menjadi pelatih Thailand dan hampir meneken kontrak, namun batal. Tapi sejak saat itu saya memantau perkembangan sepak bola Asia Tenggara,” ujar Shin Tae-yong kepada News1 pada 2019 silam.
Baca Juga: 3 Alasan Elkan Baggott akan Bersinar Bersama Cheltenham Town FC
Tak disangka hal ini pun kemudian menjadi berkah setelah Shin Tae-yong dipanggil PSSI yang memilihnya sebagai pelatih baru untuk menggantikan Simon McMenemy.
Tawaran tersebut pun diambil Shin Tae-yong yang memilih menolak tawaran klub China. Usut punya usut, penolakan itu dikarenakan durasi kontrak.
Klub asal China itu hanya memberi Shin Tae-yong kontrak satu tahun saja, berbeda dengan PSSI yang menawarinya kontrak tiga tahun.
Setelah resmi menukangi Timnas Indonesia pada akhir tahun 2019, Shin Tae-yong pun dianggap memberikan banyak perubahan dan menunjukkan proses nyata.
Ia berhasil menyulap Timnas Indonesia yang identik dengan pemain berumur dan digantikan dengan para pemain muda potensial.
Selain itu, Shin Tae-yong juga berhasil membawa Timnas Indonesia ke final Piala AFF 2020 dan juga lolos ke Piala Asia 2023 untuk pertama kalinya dalam 16 tahun terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis