- Nathan Tjoe-A-On sempat dibekukan dari skuad Willem II akibat dampak skandal paspor yang dipicu laporan klub NAC Breda.
- Pemain timnas Indonesia ini menganggap kehebohan di Belanda berlebihan karena ia tidak menyangka perubahan statusnya menjadi masalah besar.
- Nathan kini telah kembali bermain penuh untuk Willem II setelah menjaga kondisi fisik secara mandiri selama masa pembekuan.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On akhirnya buka suara setelah menjadi salah satu korban dari skandal paspoortgate yang sempat memaksanya menepi dari skuad Willem II.
Ia menganggap kehebohan yang terjadi di Belanda terkait statusnya terlalu dibesar-besarkan.
Seperti diketahui, polemik ini bermula dari laporan NAC Breda yang mempertanyakan keabsahan Dean James, yang kemudian merembet dan menyeret nama Nathan.
Akibatnya, ia sempat dibekukan oleh klub dan harus melewatkan dua laga penting.
Meskipun merugikan dirinya secara pribadi, Nathan mencoba melihat situasi ini dari sudut pandang yang berbeda.
Kebetulan saat kehebohan terjadi, ia sedang berada di Indonesia untuk tugas negara.
"Di satu sisi memang terasa aneh. Tapi di sisi lain, semua kehebohan itu terjadi saat saya sedang berada di Indonesia untuk agenda internasional. Jadi menurut saya, di Belanda ini jadi lebih dibesar-besarkan daripada yang saya rasakan,” ujar Nathan Tjoe-A-On, dikutip dari BD Netherland.
Pemain berusia 24 tahun itu mengaku sama sekali tidak menyangka jika perubahan status kewarganegaraannya bisa menjadi masalah sebesar ini.
“Saya tidak menyangka ini akan jadi masalah besar, bahkan tidak ada yang tahu bahwa ini sebenarnya bisa menjadi masalah,” katanya.
Baca Juga: Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
Menariknya, meskipun menjadi korban langsung dari laporan yang dibuat NAC Breda, Nathan memilih untuk tidak menyalahkan.
Ia justru mencoba memahami motif di balik tindakan klub tersebut, yang saat ini memang sedang berjuang di zona degradasi.
“Saya bisa memahami jika klub seperti NAC, yang berada di zona degradasi, mencoba mencari keuntungan. Tapi menurut saya ini tidak terlalu realistis, dan akhirnya masalah ini jadi lebih besar dari yang mereka bayangkan,” ujarnya.
Selama masa pembekuan, Nathan tidak tinggal diam. Ia tetap menjaga kondisi fisiknya dengan berlatih mandiri bersama pelatih pribadi, yang terbukti efektif saat ia langsung bisa tampil penuh selama 90 menit sekembalinya ke tim.
“Memang tidak sama seperti latihan tim, tapi saya tetap menjaga kondisi. Dan terbukti saya bisa langsung bermain penuh saat melawan Almere City,” katanya.
Kini dengan semua polemik yang telah usai, fokus utama Nathan adalah membantu Willem II meraih hasil maksimal di sisa musim, termasuk di babak play-off promosi yang krusial.
“Kalau saya jujur, di awal musim performa saya belum cukup baik dan belum konsisten. Tapi setelah jeda musim dingin, saya merasa jauh lebih fit dan permainan saya juga meningkat,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
-
4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental
-
PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki
-
Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU
-
Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea