-
Timnas Putri U-17 menjalani kamp pelatihan intensif di Clairefontaine Prancis pada Mei 2026.
-
Program kolaborasi PSSI dan FFF ini bertujuan memperkuat fondasi teknis pemain dan pelatih.
-
Pemerintah fokus membangun sistem pembinaan berkelanjutan demi mencetak talenta putri berkelas dunia.
Suara.com - Timnas Putri Indonesia U-17 mendapat peluang emas untuk meningkatkan kualitas permainan lewat program internasional bergengsi. Sebanyak 20 pemain dan lima pelatih dijadwalkan bertolak ke Prancis pada 3-9 Mei 2026 dalam rangka pengembangan sepak bola putri nasional.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PSSI, Federasi Sepak Bola Prancis, serta Kedutaan Besar Prancis di Indonesia melalui inisiatif bertajuk Next Goal. Fokus utama program tersebut adalah memperkuat fondasi pembinaan sepak bola putri Indonesia sejak usia dini.
Selama berada di Prancis, skuad berjuluk Garuda Pertiwi Muda akan menjalani pelatihan intensif di INF Clairefontaine, pusat pembinaan elite milik FFF yang telah melahirkan banyak pemain kelas dunia.
Akademi Clairefontaine dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan talenta terbaik di dunia. Banyak pemain top Prancis tumbuh dan berkembang dari tempat ini sebelum bersinar di level internasional.
Bagi Timnas Indonesia Putri U-17, kesempatan ini bukan sekadar perjalanan luar negeri. Para pemain akan merasakan langsung metode latihan modern dengan standar tinggi, termasuk peningkatan aspek teknis, pemahaman taktik, hingga pembentukan mental dan disiplin sebagai atlet profesional.
Tak hanya pemain, lima pelatih yang turut serta juga akan menyerap ilmu dan pengalaman baru. Pengetahuan tersebut diharapkan bisa diterapkan dalam sistem pembinaan sepak bola putri di Tanah Air.
Langkah ini menegaskan komitmen PSSI dalam membangun masa depan sepak bola putri Indonesia secara berkelanjutan. Pembinaan kini tidak hanya berfokus di dalam negeri, tetapi juga membuka akses ke negara dengan tradisi sepak bola yang kuat.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menyambut baik kedatangan rombongan dari Indonesia. Ia menilai program ini menjadi awal yang positif bagi kerja sama kedua negara di bidang olahraga.
"Ini baru langkah awal. Dalam beberapa minggu ke depan, sekelompok pemain dan pelatih perempuan Indonesia akan berangkat ke Clairefontaine, pusat pelatihan nasional Federasi Sepak Bola Prancis," ujar Penone
Baca Juga: Asisten Pelatih John Herdman Bocorkan Agenda dan Target Besar Timnas Indonesia
"Seperti yang kita ketahui, Clairefontaine dikenal sebagai 'pabrik' pemain sepak bola Prancis, tempat lahirnya pemain-pemain kelas dunia seperti Thierry Henry, Nicolas Anelka, Marcus Thuram, dan tentu saja Kylian Mbappé. Kunjungan ini akan berlangsung pada 3 hingga 9 Mei 2026, dan kami sangat senang menyambut para peserta dari Indonesia," jelas Penone.
Kesempatan berlatih di Clairefontaine diharapkan menjadi bekal berharga bagi para pemain muda Indonesia untuk meningkatkan daya saing di level internasional.
"Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam membangun fondasi sepak bola putri Indonesia secara berkelanjutan," tutur Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir.
"Kami ingin memastikan bahwa pembinaan dilakukan dari usia dini hingga level elite, dengan dukungan sistem yang kuat, termasuk peningkatan kualitas pelatih, kompetisi, dan manajemen."
"Harapannya, program ini dapat melahirkan lebih banyak talenta perempuan Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional," ungkap Erick Thohir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas
-
Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026: PSG vs Bayern Munich, Atletico Madrid Tantang Arsenal
-
Bojan Hodak Bangga Beckham Putra Nugraha Raih Gelar Sarjana
-
Ukir Sejarah, Ini Kata Mikel Arteta Usai Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Dua Musim Beruntun
-
PSSI Pastikan Isu 'Pasportgate' Felicia de Zeeuw Sudah Tuntas