Suara.com - Sekelompok fan Arsenal asal Uganda harus berurusan dengan polisi setelah merayakan konvoi kemenangan atas Manchester United. Hasil introgasi pihak keamanan bikin geleng-geleng kepala.
Insiden lucu terjadi di Uganda di mana delapan fans Arsenal ditangkap polisi karena melakukan konvoi layaknya perayaan gelar juara usai The Gunners mengalahkan Setan Merah.
Arsenal berhasil mempecundangi Manchester United dalam laga pekan ke-21 Liga Inggris 2022-2023 pada 22 Januari lalu. Dalam laga di Stadion Emirates, The Gunners menang dengan skor 3-2.
Saking senangnya melihat Arsenal membungkam MU, sekelompok fans melakukan parade di jalanan Kota Jinja. Mereka menggunakan mobil hitam dan kompak mengenakan jersey kandang The Gunners.
Tak hanya itu, para suporter ini juga membawa replika trofi juara yang kabarnya baru saja dibeli di sebuah toko di kawasan tersebut.
Hingga pada akhirnya kegembiaraan orang-orang ini tak bertahan lama setelah kepolisian setempat menghentikan pawai kemenangan tersebut.
Usut punya usut, parade gelar juara para fans Arsenal ini tak memiliki izin dan dianggap telah melanggar aturan ketertiban umum di Uganda.
Selain itu, laporan kepolisian setempat juga menyebut jika para suporter ini ternyata tidak paham dengan sejarah Arsenal.
"Saya tidak tahu apa yang telah kami lakukan tetapi kami hanya merayakan kemenangan kami atas rival Manchester United," ucap seorang fans Arsenal bernama Baker Kasule dikutip dari BBC, Rabu (25/1/2023).
Baca Juga: 4 Pemain yang Bikin 4 Hat-trick Tercepat di Liga Inggris yang Telah Disalip Erling Haaland
Bahkan ketika ditanya pertanyaan mudah terkait di musim berapa Arsenal meraih gelar juara dengan menyabet status Invincible.
Alih-alih menjawab di tahun 2004, para suporter ini justru menyebut tahun 2007 sebagai momen di mana Arsenal menyabet status tersebut.
"Ini adalah orang-orang yang, setelah membawa mereka ke polisi, mereka tidak tahu dasar-dasar tentang Arsenal," ucap juru bicara kepolisian Uganda.
"Karena ketika kami bertanya tentang rekor tak terkalahkan (musim Invincibles), mereka mengatakan itu pada tahun 2007." imbuhnya.
Saat ini The Gunners tengah bertengger di puncak klasemen sementara Premier League 2022-2023 dengan mengemas 50 poin dari 19 laga.
Kontributor: Eko Isdiyanto
Berita Terkait
-
3 Penonton Ditangkap karena Nyanyian Anti Gay saat Liverpool vs Chelsea
-
Arnaut Danjuma Dikabarkan Bergabung dengan Tottenham dengan Status Pinjaman
-
Chelsea Siap Bayar Mahal Malo Gusto, Jadi Salah Satu Bek Termahal
-
Jadwal Bola Malam Ini Live TV: Nottingham Forest vs Manchester United, Barcelona vs Real Sociedad
-
Hasil Southampton vs Newcastle United: Menang 1-0, The Magpies Buka Peluang ke Final Piala Liga Inggris
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat