Suara.com - Melihat efek positif dari kehadiran Egy Maulana Vikri yang memutuskan bergabung dengan Dewa United di bursa transfer paruh kedua Liga 1.
Beberapa waktu lalu, jagat transfer Liga 1 dikejutkan dengan kabar bergabungnya Egy Maulana Vikri dengan tim promosi, Dewa United.
Kabar ini terbilang mengejutkan, sebab pemain berusia 22 tahun itu sebelumnya berkarier di Eropa bersama FC ViOn Zlate Moravce.
Akan tetapi, Egy memutuskan untuk berpisah pada Desember 2022 lalu, sehingga statusnya menjadi bebas transfer atau tanpa klub.
Usai berstatus bebas transfer, Egy menerima pinangan Dewa United. Peresmiannya sendiri terjadi pada 30 Januari 2023, atau tepat saat bursa transfer paruh kedua Liga 1 ditutup.
"Tentunya kami sangat senang dengan kehadiran Egy di skuad Dewa United FC. Semua tahu bagaimana kualitas Egy yang merupakan salah satu pemain terbaik di Indonesia,”ucap CEO Dewa United, Ardian Satya Negara.
Egy pun mengaku senang bisa membela klub berjuluk Tangsel Warriors tersebut, setelah lama berkiprah di luar negeri.
"Tentunya saya senang bisa bergabung dengan Dewa United FC. Keputusan ini diambil setelah berdiskusi dengan keluarga serta agen saya. Di sini saya juga disambut dengan hangat oleh rekan-rekan pemain, tim pelatih dan manajemen," ujar Egy dilansir dari laman klub.
Kepindahan Egy ke Dewa United pun banyak disayangkan oleh berbagai pihak. Apalagi dirinya masih muda dan punya kualitas untuk bermain di luar negeri.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1: Barito Putera vs PSS Sleman, PSIS vs Persib Bandung
Akan tetapi, di balik kepindahannya ke Dewa United ini ada sisi positif yang bisa dipetik, terutama bagi Egy dan kariernya. Apa saja efek positif itu?
1. Mendapat Jam Terbang
Selama berkarier di Eropa, Egy Maulana Vikri bisa dikatakan jarang mendapatkan menit bermain mumpuni bersama klub-klubnya, seperti Lechia Gdansk, FK Senica, hingga FC ViOn Zlate Moravce.
Di Lechia Gdansk ia hanya bermain sebanyak 11 kali dengan total menit hanya 132 menit. Lalu di FK Senica, Egy mendapat menit bermain mumpuni. Tapi di Zlate Moravce, menit kembali menurun.
Demi bisa menjaga mental bertanding, Egy pun bisa mendapatkan menit bermain mumpuni bersama Dewa United, agar sentuhannya tak memudar sama sekali.
2. Buka Jalan Berkarier di Luar Negeri
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026