Suara.com - Mantan Pelatih Persija Benny Dollo dimakamkan dimakamkan di TPU Pamulang 2, Astanaraga, Tangerang Selatan. Pemakaman akan berlangsung pada Sabtu (4/2/2023) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kini jenazah Eks pelatih Timnas Indonesia itu disemayamkan di rumah duka.
Benny Dollo meninggal dunia di usia 72 tahun, Rabu (1/2/2023) malam kemarin.
Benny Dollo sudah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit sejak lama.
Selain mengidap Covid-19, pelatih yang pernah membawa Arema FC juara liga Indonesia 2004, dan Copa Indonesia 2005,2006 itu memiliki sejumlah masalah kesehatan pada lambung, ginjal, dan hati.
Benny Dollo merupakan sosok pelatih yang punya rekam jejak istimewa di dunia sepak bola Indonesia. Dia tercatat lahir di Manado, Sulawesi Utara, pada 22 September 1950.
Selama berkecimpung di dunia racik strategi, Benny Dollo memang dikenal sebagai pelatih yang tegas, galak, tetapi juga cerdik. Dia juga memiliki citra ceplas-ceplos karena sering berbicara apa adanya.
Sejauh ini, Benny Dollo sudah bekerja untuk 10 tim yang berbeda. Karier pertamanya sebagai pelatih bermula pada tahun 1983 ketika mengasuh UMS 80.
Setelah itu, dia pernah bertugas di Pelita Jaya Jawa Barat (1987-1994), Persita Tangerang (1995-1998, 2001-2003, dan 2007-2008), Persitara Jakarta Utara (1999), Persma Manado (2000), hingga Arema Malang (2004-2006).
Baca Juga: Muhammad Ferarri Diincar Banyak Klub BRI Liga 1, Persija Serahkan Nasibnya ke Thomas Doll
Lelaki yang punya nama lengkap Benny Selvianus Dollo itu juga pernah dua kali mengasuh Persija Jakarta (2009-2010 dan 2013-2014), lalu menangani Mitra Kukar (2010-2011), dan terakhir Sriwijaya FC (2014-2016).
Tak hanya itu saja, pelatih yang akrab dengan nama Bendol ini pernah dua kali dipercaya untuk menangani Timnas Indonesia, yakni pada periode 2000-2001 dan 2008-2009.
Bersama Pelita Jaya, Bendol pernah meraih gelar juara Galatama pada tahun 1998, 1990, dan 1993. Adapun bersama Persita, dia sukses merengkuh runner-up Liga Indonesia 2002.
Jika berbicara soal prestasinya bersama Arema Malang, setidaknya ada sejumlah gelar juara, yakni Divisi Satu Liga Indonesia 2004 dan dua gelar Copa Indonesia 2005 dan 2006. Ajang ini dulunya bernama Copa Dji Sam Soe.
Prestasi yang cukup mentereng inilah kemudian mengantarkannya menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Namun, hanya ada satu prestasi yang diraih Bendol, yakni gelar juara Piala Kemerdekaan 2008.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Tayo Adaramola Dapat Panggilan Perdana Timnas Republik Irlandia
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Ini Alasan Laga Digelar 1.000 Km dari Jakarta
-
Casemiro Berpotensi Gabung Inter Miami
-
Clarence Seedorf Sebut Arsenal 'Tim Juara' usai Tembus Final Liga Champions
-
Jeremy Doku Tegaskan Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya
-
Timnas Indonesia U-17 Selamatkan Wajah ASEAN, Menang Dramatis di Piala Asia U-17 2026
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026