-
Persipura Jayapura tinggal selangkah lagi memastikan diri promosi ke kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
-
Manajer Persipura menegaskan timnya fokus penuh menghadapi laga krusial melawan Adhyaksa FC.
-
Kemenangan di Stadion Lukas Enembe akan mengakhiri penantian lima tahun Persipura di kasta kedua.
Suara.com - Persipura Jayapura akhirnya berada di momen paling menentukan dalam upaya mereka kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Setelah lima musim menanti, Mutiara Hitam kini tinggal selangkah lagi mengamankan tiket promosi ke Super League alias kompetisi kasta tertinggi.
Laga penentuan akan tersaji saat Persipura menghadapi Adhyaksa FC pada play-off Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026).
Atmosfer besar mulai terasa di Papua. Tak hanya masyarakat Papua, pencinta sepak bola nasional juga menantikan kembalinya salah satu klub paling legendaris di Indonesia ke panggung utama.
Persipura dikenal sebagai klub dengan sejarah panjang dan prestasi gemilang. Mutiara Hitam mengoleksi empat trofi Liga Indonesia dan pernah mencetak sejarah sebagai satu-satunya klub Asia yang mampu menembus semifinal Piala AFC, yang kini bernama AFC Champions League Two.
Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, menegaskan bahwa target promosi kini sudah sangat dekat.
“Hari ini kami sangat bersyukur. Perjalanan kita masih on track menuju Liga 1, dan target itu sekarang benar-benar sudah di depan mata, tinggal satu langkah lagi,” kata Manajer Persipura, Owen Rahadiyan dalam keterangannya.
Menurut Owen, musim ini menjadi perjalanan panjang yang penuh ujian. Namun Persipura selalu mampu bangkit di setiap situasi sulit.
“Musim ini bukan perjalanan yang mudah. Banyak ups and downs yang kita hadapi. Namun setiap kali kita berada di titik sulit, kita selalu bangkit, berjuang, dan melakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik. Mungkin kita belum sempurna, tapi kita terus maju, langkah demi langkah,” jelasnya.
Kini seluruh fokus tim hanya tertuju pada satu misi memastikan Persipura kembali ke Super League.
Baca Juga: Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
“Sekarang fokus kita hanya satu, menyelesaikan apa yang sudah kita mulai—crossing the finish line Dengan target kita tercapai. Musim ini adalah sebuah maraton, dan kami sangat bahagia bisa berada di titik ini. Yang terpenting sekarang adalah pemain tetap fokus,” ucapnya.
“Untuk pertandingan hari Jumat, yang pasti kami akan fight, kami akan berjuang sekuat tenaga untuk menuju Liga 1. Namun lebih dari itu, saya ingin sampaikan bahwa apapun hasil akhirnya nanti, perjuangan tim ini tidak akan pernah sia-sia."
"Setiap keringat, setiap pengorbanan, dan setiap momen yang kita lalui bersama musim ini adalah bukti dari hati dan komitmen yang luar biasa,” ia menambahkan
Owen kemudian menyampaikan pesan emosional untuk seluruh pihak yang terus mendukung perjalanan Persipura musim ini.
“Secara pribadi, saya ingin mengucapkan terima kasih—bukan hanya untuk hasil, tetapi untuk perjalanan ini. Untuk semangat yang tidak pernah padam, untuk kepercayaan, dan untuk kebersamaan yang sudah kita bangun,” jelasnya.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Papua dan suporter yang sudah memberikan dukungan luar biasa selama ini,” tutup Owen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966