Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll ikut berduka atas meninggalnya mantan pelatih Macan Kemayoran Benny Dollo. Juru taktik asal Jerman itu bertekad mempersembahkan kemenangan timnya pekan ini untuk almarhum.
Benny Dollo meninggal dunia di Rumah Sakit, Rabu (2/2/2023) malam. Sosok yang akrab disapa Bendol itu menghembuskan napas terakhir usai berjuang melawan sejumlah penyakit yang dideritanya.
Benny Dollo, yang juga pernah melatih Timnas Indonesia, memiliki sejumlah masalah kesehatan pada lambung, ginjal dan hati. Ia juga diketahui mengidap tumor usus saat melatih Sriwijaya FC.
Benny Dollo pernah menjadi pelatih Persija pada 2009-2010 dan 2013-2014. Thomas Doll merasa jasa lelaki kelahiran Manado itu harus dikenang.
Oleh sebab itu kemenangan akan diincar saat melawan RANS Nusantara FC dalam lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (3/2/2023).
"Saya berduka cita setelah mendengar meninggalnya coach Bendol (Benny Dollo) karena ini adalah momentum yang tidak bagus mendengar berita orang meninggal," kata Thomas Doll dalam konferensi pers sehari jelang laga, Kamis (2/2/2023).
"Saya yakin suporter akan selalu mengingatnya (Benny Dollo) sebagai mantan pelatih Persija dan kita besok akan main buat dia juga. Selain mendengar berita soal sepak bola saya sedih meninggal coach bendol," sambungnya.
Jenazah almarhum Benny Dollo saat ini masih berada di rumah duka Komplek Pamulang Permai 1, Blok B5 Nomor 13, Jalan Permai Raya 8 RT 4 RW 12 Ciputat, Tangerang Selatan.
Rencananya, Benny Dollo akan dimakamkan di TPU Pondok Benda, Pamulang, Sabtu (4/1/2023) pagi. Sebelum itu akan lebih dulu digelar ibadah keagamaan.
Baca Juga: Witan Sulaeman Tak Akan Debut di Laga Persija vs RANS Nusantara FC, Jakmania Harus Sabar!
Benny Dollo adalah sosok yang cukup familiar di sepak bola Indonesia. Selain Persija, beberapa tim pernah dibesutnya seperti Pelita Jaya, Persita Tangerang, Persitara Jakarta Utara, Persma Manado, Arema Malang, Mitra Kukar dan Sriwijaya FC.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?