Suara.com - Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares sesalkan masih ada klub yang tidak kirimkan pemainnya di TC Timnas Indonesia U-20 besutan Shin Tae-yong. Dua tim yang baru kirimkan sebagian pemain di antaranya Persija dan Persib.
Dia pun masih mempertanyakan mengenai pemanggilan TC Timnas Indonesia. Dia protes jika jadwal TC sangat sering bertabrakan dengan keberlangsungan liga, termasuk saat BRI Liga 1 berlangsung.
"Saya tidak bisa memainkan keempat pemain saya dan yang perlu saya sampaikan bahwa aturan tetap aturan, di sini kami memberikan pemain kami ke timnas pada saat timnas melakukan pemanggilan namun tim lain tidak memberikan pemain-pemain mereka, apakah aturan sama diterapkan di satu klub dan yang lain tidak?" ungkap dia dalam laman resmi klub.
Pemain PSM Makassar yang sudah ikut TC di antaranya Dzaky Asraf dan Sultan Zaky.
Pemain yang belum hadir di antaranya 4 pemain dari Persija dan 3 pemain dari Persib. Selain itu 2 pemain masih di luar negeri.
Adapun Timnas Indonesia U-20 sedang disiapkan buat Piala Asia U-20 2023 sehingga menggelar TC. Kejuaraan tersebut berlangsung di Uzbekistan pada 1-18 Maret mendatang.
Lalu, ada juga Piala Dunia U-20 2023 yang akan dihelat di Tanah Air pada pertengahan tahun nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi