Suara.com - Manchester City menang dengan cara 'tak biasa' saat mengalahkan Arsenal dalam laga krusial Liga Inggris 2022/2023 di Stadion Emirates, London. Manajer The Citizens, Pep Guardiola pun mencatatkan rekor terburuk terkait ball possession sepanjang karier manajerialnya.
Manchester City menang 3-1 atas tuan rumah Arsenal dalam laga tunda pekan ke-12 Liga Inggris yang dihelat Kamis (16/2/2023) dini hari WIB tadi.
The Citizens --julukan Manchester City-- yang merupakan sang juara bertahan membuktikan bahwa mereka layak jadi favorit untuk kembali jadi kampiun musim ini, meski Arsenal telah cukup lama menguasai puncak klasemen sementara Liga Inggris 2022/2023.
Dengan kemenangan semalam, Manchester City memang menyalip Arsenal untuk menduduki pucuk klasemen. Kedua tim mengoleksi poin sama 51, namun The Citizens unggul selisih gol.
Ada fakta menarik dibalik kemenangan vital Manchester City ini. Ya, persentase ball possession Manchester City sepanjang pertandingan cuma 36 persen, berbanding 64 persen milik tuan rumah Arsenal.
Ini tentu sesuatu yang amat sangat langka buat Manchester City, dengan mendominasi penguasaan bola menjadi trademark mereka dalam beberapa tahun terakhir di rezim kepelatihan Guardiola.
Guardiola sendiri mengukir rekor minor. Menurut data Opta, Kamis (16/2/2023), itu menjadi persentase penguasaan bola terendah tim yang dibesut Guardiola di sebuah pertandingan liga domestik, sepanjang karier manajerialnya sebagai pelatih kepala menukangi Barcelona, Bayern Munich dan Manchester City.
"Di babak pertama, Arsenal sangat baik dibanding kami. Kami tidak punya intensitas yang cukup, mungkin karena saya mengubah beberapa hal dan itu tidak cukup bagus," ucap Guardiola soal penampilan pasukannya di Emirates, seperti dilansir BBC Sport, Kamis.
"Di babak kedua, barulah kami bermain menekan dan ya, kami sukses melakukannya. Hari ini kami tak banyak pegang bola, namun kami sangat efektif dan klinis. Saya puas," tukas pelatih berkepala plontos itu.
Baca Juga: Ambil Alih Puncak Klasemen Liga Inggris, Guardiola Ingatkan Manchester City Jangan Lupa Daratan
Berita Terkait
-
Kesepakatan Batal, Mohamed Salah Pamit Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Dibantai di Final, Pep Guardiola Malah Sebut Arsenal Tim Terbaik: Nyindir atau Pujian Tulus?
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Memanas! Klub TOP Oss Bawa Status WNI Nathan Tjoe-A-On ke Jalur Hukum
-
Pakar Hukum: Dean James Tidak Memenuhi Syarat untuk Main!
-
Setelah Dean James, Nathan Tjoe-A-On Juga Digugat Soal Status Kewarganegaraan
-
Kiat John Herdman Cegah Pemain Timnas Indonesia Naik Berat Badan Pasca Libur Lebaran
-
Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS
-
Lolos Seleksi Ketat, Beckham Putra Siap Jawab Kepercayaan Timnas Indonesia
-
Dibuang STY Tak Dilirik Patrick Kluivert, John Herdman Ungkap Alasan Panggil Elkan Baggott ke Timnas
-
Satu Perubahan Elkan Baggott yang Jadi Sorotan Rizky Ridho
-
Alasan John Herdman Tak Yakin Timnas Indonesia Menang Mudah atas Saint Kitts and Nevis
-
Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun