Suara.com - Bologna semakin membenamkan Sampdoria di zona degradasi, setelah memukul tuan rumah dengan kemenangan 2-1. Laga ini merupakan pertandingan ke-23 Liga Italia
Rossoblu kini naik ke posisi ketujuh dengan koleksi 32 poin setelah pertandingan di Genoa.
Sementara Sampdoria terpuruk di posisi ke-18 dengan 11 poin setelah menelan kekalahan ke-16nya di liga musim ini.
Bologna membuka keunggulan pada menit ke-27.
Dari situasi tendangan sudut, bola yang sempat disapu kemudian disambar Roberto Soriano yang melesak keras ke sudut gawang Sampdoria.
Sempat dilakukan tinjauan VAR untuk melihat posisi Musa Barrow.
Namun meski sang pemain berada dalam posisi offside, ia tidak berada di posisi yang berada dalam jalur bola.
Sampdoria yang berjuang keras lolos dari ancaman degradasi baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-68.
Pelanggaran Jhon Lucimi terhadap Manolo Gabbiadini di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Taklukkan Sassuolo, Napoli Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
Eksekusi dilakukan dengan sempurna oleh pemain pengganti Sampdoria abdelhamid Sabiri, yang juga merupakan sepakan pertamanya di laga ini.
Beberapa saat kemudian, Alessandro Zanoli menusuk di sisi kanan dan ia dilanggar oleh Jose Sosa. Wasit kembali menunjuk titik pulih untuk Sampdoria.
Sayangnya kali ini sepakan Sabiri dapat diantisipasi kiper Lukasz Skorupski.
Petaka untuk Sampdoria bertambah pada menit ke-90.
Riccardo Orsolini mematahkan perangkap offside dan berlari lebih cepat dari Nicola Murru di sisi kanan, ia kemudian bergerak memotong dan melepaskan sepakan kaki kiri dari sudut sulit, yang bersarang ke gawang Emil Audero.
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey