Suara.com - Manchester City siap melawat ke kandang RB Leipzig di Red Bull Arena, Jerman untuk laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (23/2/2023) dini hari nanti pukul 03:00 WIB.
RB Leipzig, yang lolos ke fase gugur Liga Champions 2022/2023 sebagai runner-up Grup F, akan berupaya memberi kejutan pada Manchester City yang merupakan finalis Liga Champions dua musim lalu.
Meski bukan tim unggulan di laga nanti, potensi RB Leipzig mengejutkan Manchester City cukup terbuka.
Pasalnya, Die Roten Bullen --julukan RB Leipzig-- sempat mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1 di fase grup Liga Champions musim lalu.
RB Leipzig juga mampu mengalahkan tim raksasa Spanyol sekaligus juara bertahan Liga Champions, Real Madrid dengan skor 3-2 di fase grup musim ini.
Sementara itu, Manchester City musim ini relatif masih tetap oke. Mereka ke babak 16 besar Liga Champions usai menjuarai Grup G, mengungguli Borussia Dortmund, Sevilla, dan FC Copenhagen.
Di Liga Inggris, Manchester City yang merupakan juara bertahan juga masih terus bersaing dalam jalur juara musim ini bersama Arsenal dan juga Manchester United.
Akan tetapi, bisa dibilang Manchester City masih jauh dari performa terbaiknya musim ini. Teranyar, The Citizens ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Nottingham Forest di Liga Inggris akhir pekan kemarin.
Laga RB Leipzig vs Manchester City dini hari nanti bisa Anda saksikan secara live streaming dengan meng-klik link berikut ini.
Baca Juga: Neymar Dikonfirmasi Robek Ligamen di Engkel, Absen di Leg II Bayern vs PSG?
5 Fakta Menarik RB Leipzig vs Manchester City:
1. RB Leipzig selalu menang dalam empat laga terakhirnya di Liga Champions.
2. RB Leipzig juga selalu mencetak minimal dua gol dalam empat laga terakhirnya di Liga Champions.
3. Manchester City selalu gagal clean sheet dalam empat laga terakhirnya di semua kompetisi.
4. Manchester City juga cuma menang sekali dalam lima laga tandang terakhirnya di semua kompetisi (S1, K3).
5. Akan tetapi, Manchester City tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhirnya di Liga Champions (M4, S2).
Berita Terkait
-
Thomas Tuchel Nasihati Elliot Anderson untuk Tetap Rendah Hati
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
-
Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid
-
Jack Grealish Dukung Langkah Manchester City yang Mengincar Iliman Ndiaye
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti