Suara.com - Jurgen Klinsmann menjadi pelatih Timnas Korea Selatan baru. Dia ditunjuk oleh Federasi Sepak Bola Korea Selatan, KFA. Jurgen Klinsmann ditunjuk untuk menggantikan pelatih asal Portugal, Paulo Bento yang mengundurkan diri usai kegagalan timnas Korsel di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar.
Jurgen Klinsmann dikabarkan mendapat kontrak sebagai pelatih Korsel hingga Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di tiga negara, Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada.
Jurgen Klinsmann merupakan seorang pelatih yang sangat terkenal di dunia sepak bola. Sebab, rekam jejaknya saat masih bermain maupun ketika sudah menekuni dunia kepelatihan sangat istimewa.
Selama masih aktif bermain, Klinsmann bermain untuk sejumlah klub besar di Eropa, mulai dari VfB Stuttgart, Inter Milan, Monaco, Tottenham Hotspur, dan Bayern Munich.
Dia juga menjadi bagian dari skuad Timnas Jerman Barat yang sukses menjuarai Piala Dunia 1990, lalu bersama Timnas Jerman sukses meraih trofi EURO 1996.
Jurgen Klinsmann dianggap sebagai salah satu penyerang legendaris yang pernah dimiliki Jerman. Sebab, dia selalu mencetak gol pada enam turnamen utama yang pernah diikutinya.
Mulai dari UEFA Euro 1988 hingga Piala Dunia 1998.
Saat sudah memutuskan pensiun, kiprah lelaki kelahiran Goppingen, Jerman Barat, pada 30 Juli 1964, ini juga terhitung istimewa.
Pasalnya, Jurgen Klinsmann sukses membawa Timnas Jerman menduduki peringkat ketiga pada Piala Dunia 2006. Selama berkarir, dia juga mengasuh banyak klub raksasa.
Tercatat, ia pernah menjadi pelatih Timnas Jerman (2004-2006), Bayern Munich (2008-2009), Timnas Amerika Serikat (2011-2016), Hertha BSC (2019-2020), dan terakhir ditunjuk sebagai juru racik Timnas Korea Selatan.
Selama mengasuh Timnas Korea Selatan selama lima tahun, Jurgen Klinsmann sukses mempersembahkan gelar CONCACAF Gold Cup 2013 dan runner-up Piala CONCACAF 2015.
Menurut kabar yang beredar, kontrak terbaru Jurgen Klinsmann bersama Timnas Korea Selatan akan berlangsung selama tiga tahun ke depan.
Sebab, targetnya ialah menyiapkan skuad terbaik untuk Timnas Korea Selatan untuk bisa meraih prestasi terbaik di Piala Dunia 2026.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?