Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 03 Maret 2023 | 12:05 WIB
Pemain Timnas U-20 Indonesia Ronaldo Joybera Junior menggiring bola melewati pemain Timnas U-20 Irak Ali Jasim dalam kualifikasi Grup A Piala Asia U-20 di Stadion Lokomotiv, Tashkent, Uzbekistan, Rabu (1/3/2023). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

Suara.com - Pertandingan lanjutan Piala Asia U-20, Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Suriah. Dalam pertandingan ini ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki oleh Timnas Indonesia.

Terutama dari sisi passing, komunikasi dan finishing pemain di lapangan. Hal itu dikatakan Gelandang Timnas Indonesia U-20 Alfriyanto Nico.

"Di leg kedua semoga lebih baik dari pertandingan kemarin, dan bisa memaksimalkan peluang dan tidak kebobolan," ujarnya kemarin.

"Evaluasi buat ke depannya harus benahi passing juga, masalah passing sama komunikasi perlu juga, dan masalah finishing itu yang paling penting," kata pemain Persija Jakarta tersebut.

Duel yang bakal berlangsung di Stadion Lokomotiv tersebut bakal menjadi ujian berikutnya skuad arahan Shin Tae-yong setelah di laga pertama kalah dari Irak dengan skor 0-2.

Kemenangan wajib didapatkan oleh pasukan Shin Tae-yong jika ingin memperpanjang kans untuk lolos dari fase grup Piala Asia U-20 2023.

Akan tetapi, ambisi itu dipastikan tidak akan mudah karena beberapa faktor.

Di antaranya adalah rekor pertemuan yang tak memihak Indonesia.

Meski begitu, Shin Tae-yong tentunya tidak akan menyerah sebelum bertanding.

Baca Juga: Alasan Bagus Kahfi Belum Dipanggil Timnas Indonesia U-22: PSSI Kesulitan Cari Video Pertandingan Liga Yunani

Sehingga pelatih asal Korea Selatan tersebut bakal memasang pemain-pemain terbaik dan sesuai kebutuhannya di laga melawan Suriah.

Menilik pemilihan pemain di laga melawan Irak, Shin Tae-yong sepertinya tidak akan banyak melakukan eksperimen dengan memasang pemain-pemain terbaiknya.

Load More