Berdasarkan penjelasan di atas, maka judul yang digunakan oleh kanal YouTube Dafa Bola itu tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.
Pasalnya, klaim Hugo Samir jadi penyelamat Timnas Indonesia U-20 lolos ke 8 besar atau perempat final Piala Asia U-20 2023 tak terjadi sama sekali.
Bahkan, video tersebut diunggah saat pertandingan antara Timnas Indonesia U-20 vs Uzbekistan belum digelar sama sekali.
Terlebih lagi, dalam laga tersebut Timnas Indonesia U-20 hanya bermain imbang 0-0 dengan Uzbekistan, sehingga gagal lolos ke babak perempat final Piala Asia U-20 2023.
Hugo Samir memang bermain menjadi starter di laga kontra Uzbekistan. Namun ia tak mencetak gol atau berhasil membawa Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan.
Dengan kata lain, informasi yang diedarkan oleh kanal YouTube Dafa Bola tersebut termasuk dalam kategori disinformasi dan hoaks karena tidak sesuai fakta yang ada di lapangan.
[Penulis: Felix Indra Jaya]
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan
-
Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan