Suara.com - Inter Milan sukses memutus kutukan tim-tim Italia yang selalu tumbang saat bertandang ke markas Porto di Estadio do Dragao sejak Liga Champions musim 2018-2019.
Nerazzurri menahan imbang Porto di kandangnya dalam leg kedua 16 besar Liga Champions 2022-2023 dengan skor kaca mata, Rabu (15/3/2023) dini hari WIB.
Hasil itu sudah cukup bagi Inter untuk merebut tiket ke perempat final Liga Champions lantaran berhasil menang 1-0 pada leg pertama di Giussepe Meazza bulan lalu.
Sebelum Inter, empat klub Italia yakni Napoli, Juventus, AS Roma dan AC Milan kalah saat bertandang ke markas Porto.
Napoli ditekuk 1-0 pada Liga Europa 2013/2014, Roma dihajar 1-3 pada 2018/2019 di Liga Champions, Juventus dikalahkan 2-1 pada 2020/2021, sedangkan AC Milan ditekuk 1-0 musim lalu.
“Saya memiliki keyakinan, karena tim selalu dalam permainan, dalam suasana penuh gairah seperti ini," kata Simone Inzaghi dikutip dari Football Italia, Rabu (15/3/2023).
"Kami tahu empat klub Italia terakhir yang bermain di Dragao kalah. Jadi saya mengucapkan selamat kepada para pemain, kami menulis sedikit sejarah," tambahnya.
Keberhasilan menyingkirkan Porto membuat Inter Milan kini untuk pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir berhasil kembali melangkah ke perempat final Liga Champions. Inzaghi merasa Nerazzurri pantas mendapatkannya.
“Saya sangat senang dengan apa yang kami lakukan dan kredit diberikan kepada para pemain ini, yang dalam 18 bulan ini bersama-sama telah memberi kami trofi dan perempat final [Liga Champions] yang sudah terlalu lama absen dari klub seperti Inter," kata Inzaghi.
Baca Juga: Pep Guardiola Akui Cegah Erling Haaland Pecahkan Rekor Lionel Messi di Liga Champions
“Kami mendedikasikannya untuk para penggemar, yang menurut saya banyak dari mereka tidak bisa masuk ke stadion.”
Berita Terkait
-
Haaland Ngamuk! Borong 5 Gol dari Kemenangan 7-0 City vs RB Liepzig
-
Haaland sudah Lebih Hebat dari Messi! Ciptakan 5 Gol Tercepat di Liga Champions saat City Bikin Bubuk RB Leipzig 7-0
-
Rusuh di Laga Porto vs Inter Milan, Polisi Lempar Pendukung Nerazzurri dari Balkon
-
Beda dengan Rival Sekotanya yang Kena Bantai, Manchester City Sikat RB Leipzig dengan Skor 7-0
-
Prediksi Real Madrid vs Liverpool: Preview, Skor dan Link Live Streaming
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax
-
Regenerasi, Anak Legenda Persipura Jadi Andalan Baru Timnas Indonesia U-17