Suara.com - Timnas Uzbekistan juara Piala Asia U-20 2023 setelah kalahkan Irak final dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang pada laga itu dibukukan melalui eksekusi penalti Umarali Rahmonaliev pada menit ke-72, demikian dilansir laman resmi AFC.
Laga itu digelar di Stadion Bunyodkor, Tashkent, Sabtu.
Ini merupakan gelar juara perdana pada Piala Asia U-20 bagi Uzbekistan. Sebelumnya Uzbekistan pencapaian terbaik negara Asia Tengah itu adalah peringkat kedua pada edisi 2008.
Uzbekistan kalah penguasaan bola dari Irak sepanjang pertandingan. Uzbekistan hanya mencatatkan 43,4 persen penguasaan bola, sedangkan Irak mengukir catatan 56,6 persen penguasaan bola.
Untuk catatan tembakan, Uzbekistan membukukan 12 tembakan, unggul atas Irak yang hanya mencatatkan sembilan tembakan.
Namun kedua tim memiliki koleksi yang sama untuk tembakan ke gawang, yakni empat.
Peluang pertama pada laga ini dimiliki oleh tuan rumah Uzbekistan melalui Asadbek Jurboev yang memiliki tiga kesempatan untuk membuka keunggulan dalam 25 menit pertama. Namun ketiga-tiganya gagal berbuah menjadi gol.
Sundulan yang melambung di atas mistar gawang Irak pada menit kelima, diikuti kegagalan lainnya sembilan menit kemudian.
Jurboev kemudian mencoba menyambar bola mendatar kiriman Makhmudjon Makhamadjonov namun sentuhannya belum mampu merepotkan kiper Irak.
Baca Juga: Real Madrid vs AC Milan di Partai Puncak Liga Champions, Final Impian Carlo Ancelotti
Irak jarang mengancam pada babak pertama yang didominasi tuan rumah.
Tendangan bebas Abdulrazzaq Qasim melambung ke atas mistar gawang Uzbekistan, sedangkan kiper Otobek Boymurodov mampu dua kali menggagalkan sepakan jarak dekat Ali Jasim.
Permainan Irak mulai membaik pada babak kedua. Jasim mengirim umpan terobosan ke arah pergerakan Abdulqader Ayoob, namun kiper Uzbekistan mampu bergerak cepat untuk memblok upaya tersebut.
Uzbekistan mencoba membalas. Bola panjang kiriman Nodirbek Abdularrazzakov tertuju kepada Abbosbek Fayzullaev ke kotak penalti.
Sajjad Mohammed kemudian melakukan pelanggaran terhadap pemain sayap itu di kotak terlarang, yang membuat wasit menghadiahi penalti kepada Uzbekistan.
Kapten Rahmonaliev tidak melakukan kegagalan saat mengeksekusi penalti tersebut.
Pada fase akhir pertandingan, kedua tim masih saling berjual-beli serangan. Kiper Irak Hussein Hasan dapat menggagalkan upaya Abdurrazzokov dan Jakhongir Uruzov nyaris mencetak gol bunuh diri.
Namun Uzbekistan mampu mempertahankan keunggulan tipis sampai peluit panjang berbunyi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita
-
Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi
-
Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris
-
Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Bau Sampah Berkurang
-
Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit
-
Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG